oleh

Soekarno Pernah Berpidato di Podium Simpang Lupis Perlu Pembuktian

Podium di simpang lupis Kepahiang yang sebelumnya disebut pernah digunakan Soekarno

Kupasbengkulu.com, Kepahiang – Presiden RI pertama Soekarno pernah berpidato di mimbar maupun podium yang berada di pertigaan atau simpang lupis Pasar Sejantung, Kecamatan Kepahiang, masih memerlukan pembuktian. Ini berdasarkan pendapat dari Seksi Cagar Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Firmansyah yang mengatakan belum ada yang dapat membuktikan Soekarno pernah berpidato di podium permanen itu.

Menurutnya, kecil kemungkinan bagi Soekarno bisa berpidato apalagi dengan bebas berorasi di podium terkait sebagai tahanan politik. Ketika itu, pergerakan politik Soekarno di Bengkulu diperkirakan mendapat pengawasan secara ketat dari Pemerintah Hindia Belanda.

“Beliau sebagai tahanan politik di Bengkulu, pergerakannya mendapat pengawasan. Jadi tidak mungkin Soekarno bisa bebas berorasi di podium itu. Dalam pergerakannya, beliau mendirikan Sanggar Monte Carlo,” sampai Firmansyah beberapa waktu lalu.

Selain dengan menyampaikan pesan pergerakan kemerdekaan melalui sanggar yang didirikan, Soekarno juga mengikuti kegiatan Muhammadiyah. Selanjutnya mengenai podium di simpang lupis, diduga sebagai bekasnya mimbar gereja.

“Itu mimbar gereja, Pemerintah Hindia Belanda tidak membangun secara permanen gereja karena umat Nasrani di Kepahiang tak banyak,” jelasnya.

Diketahui, Bidang Pariwisata Kepahiang sebelumnya menerangkan mimbar atau podium di simpang lupis itu pernah digunakan oleh Presiden RI pertama, Soekarno. Itu disebut berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan.(slo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed