oleh

SPBU Lais Pertanyakan Pembatasan Penjualan Solar

Utanto
Utanto

kupasbengkulu.com – Terhitung Senin (4/8/2014) Pertamina menerapkan aturan pada lima SPBU di Provinsi Bengkulu untuk tidak menjual solar bersubsidi pada pukul 18.00-08.00 WIB. Meski demikian, satu SPBU diantaranya yakni SPBU Lais di Kabupaten Bengkulu Utara mempertanyakan aturan tersebut, sebab menurut mereka SPBU itu tidak menjual solar subsidi.

Namun setelah mendapat penjelasan dari pihak Pertamina ternyata penetapan batas penjualan di SPBU itu adalah wewenang Pertamina Pusat yang mengacu pada data SPBU yang berada di transportasi logistik. Seperti yang diungkapkan Manajemen SPBU Lais, Utanto yang merupakan Wakil Direktur PT. Fhioletta Arma Mandiri.

“Tentu saja kami kaget saat mengetahui SPBU kami menjadi salah satu dari lima SPBU yang penjualan Solar subsidinya dibatasi. Kami mempertanyakan kenapa begitu, padahal kami tidak menjual solar subsidi,” kata Utanto saat pertemuan bersama pihak Pertamina di kantor Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Bengkulu siang ini, Selasa (5/8/2014).

Selain SPBU Lais, empat SPBU lain yang mendapat pembatasan penjualan yakni SPBU Bumi Ayu, SPBU Air Sebakul, SPBU di Kelurahan Kandang yang ketiganya berada di Kota Bengkulu, serta SPBU Pondok Kelapa di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Disisi lain, pertemuan di kantor Hiswana Migas Bengkulu itu dimaksudkan untuk menyamakan persepsi mengenai pembatasan jam penjualan solar bersubsidi di Bengkulu, agar tidak terjadi kesalahpahaman.(beb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed