oleh

Ssttt… Kabag Kesra Pemkot Terima Bansos

Ilustrasi Punglikupasbengkulu.com – Dugaan penyelewengan dana Bantuan Sosial (Bansos) Kota Bengkulu 2013 terus bergulir. Informasi terbaru, nama penerima dana bansos yang diduga tanpa pengajuan proposal dan tidak menyertakan kuitansi pembayaran tersebut.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdakot) Bengkulu, Suryawan Halusi, diduga masuk dalam daftar penerima dana bansos senilai Rp 5o juta.

Saat dikonfirmasi terkait penerimaan dana bansos itu, Suryawan tidak mengingkarinya. Namun, Suryawan meyakinkan, jika dirinya tidak menikmati dana bansos itu dan tidak digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Karena dana bansos itu, kata dia, untuk pembayaran proposal dan permohonan masyarakat dan memiliki Surat Pertanggungjawaban (SPj).

“Saya cuma mengambilnya, kemudian dikasih ke bendahara untuk pembayaran proposal dan permohonan masyarakat. Kapasitas saya sebagai Kabag Kesra membantu bendahara mengambilkan uang,” elak Suryawan, Jumat (29/8/2014).

Dalam Permendagri, RI Nomor 32 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial Yang Bersumber dari APBD disebutkan, pemberian bansos harus memenuhi kriteria. Diantaranya kriteria selektif, artinya bansos hanya diberikan kepada calon penerima yang ditujukan untuk melindungi dari kemungkinan resiko sosial.

Kemudian memenuhi persyaratan penerima bantuan, diantaranya memiliki identitas yang jelas, berdomisili dalam wilayah administratif pemerintahan daerah setempat. Bansos bersifat sementara dan tidak terus menerus, kecuali dalam keadaan tertentu dapat berkelanjutan. Artinya, pemberian bansos tidak wajib dan tidak harus diberikan setiap tahun anggaran.(beb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

one × one =

News Feed