oleh

Surat Suara di TPS Gubernur Bengkulu “Nyoblos” Kurang

Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah dan istri
Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah dan istri

kupasbengkulu.com – Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah, beserta istri Hj. Horniarty, Rabu (9/7/2014), sekitar pukul 09.01 WIB menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4, Bumi Ayu 8 RT 8 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

TPS yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah pribadinya itu, masih terlihat sepi pemilih saat kedatangan gubernur. Selain itu, pembuatan TPS itu sendiri terbuat secara sederhana dengan menggunakan tenda terbuka, dengan dilengkapi beberapa kursi plastik untuk para saksi.

Namun, dari panitia TPS tidak ada menyediakan tempat duduk untuk para pemilih. Sehingga warga yang berdatangan mesti berdiri di luar tenda menunggu antrean, untuk dipanggil menggunakan hak pilihnya.

Gubernur beserta istri, mendapat panggilan dari panitia TPS sekitar pukul 09.11 WIB setelah menunggu sekitar beberapa menit di luar areal TPS.

”Kita mengikuti prosedur yang ada,” kata Junaidi, Rabu (9/7/2014).

Junaidi mengimbau, masyarakat untuk tetap menggunakan hak pilihnya, sebagai tanggungjawab warga negara. Politik akan dapat berjalan dengan baik ketika partisipasi masyarakat pun baik.

”Kita harapan hari ini tidak ada alasan untuk tidak memilih sebab semua PNS, perusahaan diliburkan maka dari itu silahkan gunakan hak suaranya di TPS masing-masing,” demikian Junaidi.

Dibagian lain, Ketua PPS, Bumi Ayu 8, Baharudin menjelaskan, di TPS 4 memiliki 430 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Namun, jumlah Surat Suara (Susu) yang tersedia di TPS 4 hanya sebanyak 222 susu. Terkait hal tersebut, dari panitia PPS sendiri telah melaporkan atas kekurangan susu ke pihak penyelenggara.

”Surat suara kita kekurangan 8 buah, itu dilihat dari 430 DPT yang ada disini. Kekurangan ini juga telah kita laporkan dan belum ada tanggapan,” jelas Baharudin.

Dibagian lain, Ketua KPU Kota Bengkulu, Darlinsyah mengklaim, jika dari KPU belum menerima laporan kekurangan suarat suara di setiap TPS dalam Kota Bengkulu.  Meskipun ada kekurangan surat suara, tambah dia, PPS setempat diimbau untuk berkoordinasi dengan TPS terdekat guna memenuhi kekurangan susu.

”Hingga pagi tadi, belum ada laporan kekurangan surat suara. Kalau pun ada kita mengimbau kekurangan tersebut bisa dipenuhi dengan mengambil di TPS terdekat,” ujar Darlinsyah.

Ia menambahkan, antusias pemilih dalam menggunakan hak suaranya, hingga pukul 11.01 WIB di Kota Bengkulu sudah mencapai 60 persen. Ia memperkirakan hingga pukul 13.01 WIB, hak pilih warga Kota Bengkulu bisa mencapai 80 persen. (gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed