oleh

Tak Ada Pilkades, 17 Desa Dijabat Pjs

<
Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Kepahiang, Syamsul Yahemi,

kupasbengkulu.com – Tidak diperbolehkannya melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di tahun 2014, menyebabkan 17 desa dalam Kabupaten Kepahiang, dijabat oleh Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa. Dari 17 desa tersebut, didominasi oleh desa-desa yang belum lama ini di mekarkan.

“Tidak adanya pelaksanaan Pilkades di Tahun 2014 ini, terkait adanya dua pesta demokrasi, Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Sehubungan dengan itu, otomatis desa-desa yang masa jabatan kadesnya telah berakhir maupun untuk 10 desa yang belum lama dimekarkan, terpaksa dijabat oleh Pjs,” terang Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Kepahiang, Syamsul Yahemi, Senin (1/9/2014).

Lengkapnya 17 desa yang dijabat Pjs tersebut, dimulai dari 10 desa yang belum lama dimekarkan yakni Desa Cinto Mandi Baru, Talang Babatan, Bayung, Sungai Jernih dan Warung Pojok, Permu Bawah, Bogor Baru, Sidorejo, Bandung Jaya, dan Desa Langgar Jaya.

“Sedangkan 7 desa yang merupakan desa definitif ada Desa Kelobak, Tebat Laut, Daspetah II, Air Hitam, Tangsi Duren, Tanjung Alam, Pungguk Meringang. Untuk desa-desa itu, lantara masa jabatannya yang berakhir di tahun 2014 ini,” terang Yahemi.

Selain 17 desa, disebutkan Yahemi, tentang puluhan desa lagi yang akan digelar Pilkades pada tahun 2015.

“Seperti yang tercatat, terdapat 38 kades yang akan berakhir masa jabatannya di tahun 2015. Dengan demikian bakal ada 55 pilkades yang diselanggarakan ditahun mendatang itu,” demikian Yahemi.(cr11)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

seven − 4 =

News Feed