oleh

Tehnik Membaca Anatomi Sangat Efektif Ungkap Kasus

polda

Bengkulu Kupasbengkulu.com– Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, Prof.DR. TB. Ronny Rahman Nitibaskara mengatakan, penyidikan kasus menggunakan cara membaca anatomi sangat efektif. Persentasinya bekisar sekitar 80 persen.

“Tehnik penyidikan itu dari masa ke masa berubah terus. Tehnik membaca tubuh atau gesture ini sudah lama digunakan di Negara Amerika. Tehnik ini sebelumnya banyak digunakan di luar negeri. Angka respondensi dalam pengungkapan kasus banyak digunakan politisi hingga artis bintang film yang terkenal. Tingkat kebenaran ini sangat tinggi sebesar 90 persen. Namun bangsa mereka beda dengan kita, saya turunkan sebanyak 80 persen,” ujarnya saat di Polda Bengkulu.

Hal ini dikatakan krimonolog saat memberikan materi bagi 80 penyidik, yang terdiri dari Reskrim, Lantas, Narkoba dan Reskrimsus, di jajaran Polda Bengkulu, Senin (18/04) di Aula Mapolda Bengkulu.

Salah satu penyidik kasus pembunuhan Mirna terhadap Jessica menuturkan, tekhnik ini cukup baik, karena para penyelidik dalam melakukan introgasi terhadap pelaku akan memperoleh hasil. Hasil tersebut berupa prilaku kecemasan pelaku, bahkan pelaku juga melihatkan bahasa tubuh yang aneh.

“Dengan cara ini cukup efektif dalam mengungkapkan kasus yang sulit diselesaikan. Ini butuh pelatihan khusus. Seperti contoh bagaimana melihat pelaku itu berbohong pada kasus pembunuhan.

Di Amerika, pihak polisi kesulitan mengungkapkan kasus melalui poligraf dan detektor tidak terbukti. Namun ketika dipanggil ahli psikologi kemudian diajak berbincang- bincang pelan pelan, para ahli dapat mengetahui melihat tangannya, ketika ditanya mendesak.

Pelaku dipastikan memikirkan prilakunya terhadap pembunuhan, ketika itu penyidik dapat melihat bahasa tubuh maupun wajah sang pelaku” tambahnya.

Namun dalam menangani tehnik ini, para penyidik harus ulet. Pasalnya pelaku yang menderita psikopat dapat terbebas dalam tehnik ini. “Jika pelaku mempunyai penderita psikopat memang dapat bocor, sehingga penyidik harus pandai dan ulet menerapkan tehnik ini,” jelasnya.(Bro)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed