oleh

Tempo Dua Hari,Polres Tangani Empat Laporan Pencurian

illustrasi, sumber foto: hepinews
illustrasi, sumber foto: hepinews

Kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Dalam tempo dua hari, kawanan garong beraksi empat kali disekitaran Kota Bengkulu. Maraknya pembobolan ini menjadi tugas utama para Kepolisian untuk menekan angka kriminalitas. Pelaku mengincar berbagai benda berharga, seperti yang dialami oleh salah satu mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi Negeri bernama Reni Nopita Sari (25) warga Jalan WR Suoratman Kelurahan Kandang Limun Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu.

Kronologisnya pelaku membobol kosan korban mengambil satu unit handphone merk Samsung dengan senilai Rp 2 juta, ketika korban berpergian hendak kuliah. Hal ini terjadi pada hari Rabu (13/04) sekira pukul 10.00 Wib.Korban selanjutnya bernama Novia Setia (29) warga Jalan Bumi Ayu Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Diduga pelaku sudah mengintai gerak gerik korban, dimana korban meletakan handphone merk Samsung dengan senilai Rp 4 juta. Kronologis kejadian ini berada di pusat perbelanjaan Bencollen Indah Mall Jalan Kelurahan Penurunan Kecamatan Ratu samban Kota Bengkulu pada hari Rabu (13/04) sekira pukul 17.20 Wib.

Sementara itu, dua laporan berkaitan dengan pencurian dengan pembobolan rumah. Kejadian ini dialami oleh Arzalin Jamhari (34) warga Jalan WR Supratman Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu. Dalam laporannya, pada hari Kamis (14/04) korban yang sedang tidur sekira pukul 00.00 Wib, pelaku membobol pintu depan rumah korban.

Tanpa sepengetahuan korban, pelaku menggasak satu unit Handphone merk Sony dan satu unit Laptop merk Del, akibat hal ini korban merugi dengan uang sebesar Rp 4 juta. Korban yang sama dialami oleh, Okta Libra (31) warga Jalan Felamboyan Raya Kelurahan Kebun Kenanga Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Tak jauh beda, pelaku juga membobol jendela rumah korban sewaktu korban tidak berada dirumah. Peristiwa ini dialami oleh korban pada hari yang sama sekira pukul 07.40 Wib. Atas kejadian ini korban kehilangan dua tabung gas dengan berat 3 kg dan uang sebesar Rp 400.000.

Kapolresta Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta melalui Kabag OPS Kompol Ruri Roberto menegaskan agar masyarakat lebih waspada, jika meninggalkan rumah di imbau pemiliknya dapat memperhatikan kembali kondisi dengan terkunci tanpa ada celah bagi pelaku agar dapat masuk.

“Kita harapkan masyarakat lebih perhatin akan kejadian ini, selain itu masyarakat dapat waspada. Jika meninggalkan rumah harus benar benar dengan keadaan aman, perhatikan kondisi pintu rumah dan lain lainnya,” tutup Ruri.(bro)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed