Selasa, Oktober 4, 2022

Tengah Malam, SMAN Plus 7 Diserang OTD

Baca selanjutnya

IMG_3476
DISERANG : SMAN Plus 7 Jumat (17/1/2014) sekitar pukul 23.31 WIB diserang OTD. Tampak, kaca Pos Satpam yang pecah dilempari OTD.

kupasbengkulu.com – SMAN Plus 7 Jumat (17/1/2014) sekitar pukul 23.31 WIB kembali diserang Orang Tidak Dikenal (OTD) diduga dilakukan oleh pelajar tingkat SLTA Kota Bengkulu. Sebanyak 5 buah kaca di ruangan perpusatakaan dan kaca pos Satpam  pecah dilempari OTD dengan benda keras.

”Kejadiannya begitu cepat. Waktu itu saya sedang berpatroli malam. Tahu-tahu ada motor singgah. Mereka naik tembok dan langsung melempari kaca. Setelah itu langsung kabur,” kata Edi petugas keamanan jalan Jenggalu RT 7 Kelurahan Lingkar Barat, Sabtu (18/1/2014).

Data terhimpun, pemecahan kaca sekolah SMAN Plus 7 diketahui ketika ada 3 unit sepeda motor berhenti di depan rumah Sudarto warga setempat. Tanpa pikir panjang, OTD langsung turun dari sepeda motor dan menaiki tembok bagian belakang sekolah dan langsung memecahkan kaca.

Mendengar suara pecahan kaca, warga RT 7 pun langsung berhamburan keluar rumah untuk melihat kejadian tersebut. Tak pelak, warga pun mencoba mengejar OTD. Sayangnya, pelaku berhasil kabur dengan mengendarai sepeda motor.

Aksi pelaku bukan hanya dilakukan dibagian belakang lingkungan sekolah. Namun, penyerangan juga terjadi dibagian depan sekolah. Dengan memecahkan kaca pos Satpam. Akibatnya, 3 buah lobang pun bersarang di kaca Pos Satpam.

Melihat kondisi tersebut, warga setempat langsung menghubungi aparat kepolisian. Dalam hitungan menit aparat kepolisan setempat langsung tiba di lokasi.

”Sebelum kejadian ada 2 unit sepeda motor berhenti di depan rumah saya. Saat itu, saya belum curiga. Tapi, saat mendengar suara kaca pecah kami langsung memukuli tiang listrik dan warga pun langsung berhamburan keluar rumah. Tapi, pelakunya sudah kabur naik motor,” cerita Sudarto warga setempat.

Ia menambahkan, aksi nekat penyerang SMAN Plus 7 tersebut diduga dilakukan pelajar yang masih ada hubungan dengan penyerangan Jumat (17/1/2014) pagi. Selain itu, penyerangan tengah malam ini dilakukan secara serentak oleh pelajar dari dua arah, baik dari arah depan maupun belakang.

”Sepengetahuan saya orang yang menyerang kaca itu tadi mengenakan pakaian warna coklat dan orange. Dan dilihat dari pustur tubuhnya masih berstatus sebagai pelajar. Kalau yang menyerang dibagian belakang ada 3 orang. Tapi, kalau penyerangan bagian depan sekolah saya tidak tahu,” jelas Sudarto.(gie)

Ketua Komisi II Ingin Bengkulu Jadi Lumbung Atlet Terbaik

Kupas News, Kota Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP berharap Bengkulu ke depan dapat menjadi daerah lumbung atlet...

Pemprov Bengkulu Minta Bhabinkamtibmas Ikut Sosialisasikan Migrasi TV Digital

Kupas News, Kota Bengkulu – Sebagai aparat kepolisian yang dekat dengan masyarakat, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kepada jajaran Bhabinkamtibmas untuk pro aktif mensosialisasikan...

Gubernur Rohidin Buka Kejurda Atletik Pelajar Se-Provinsi Bengkulu

Swafoto Gubernur Rohidin (tengah kanan memakai celana jeans biru) usai Buka Kejurda Atletik Pelajar Se-Provinsi Bengkulu di Stadion Sawah Lebar Kota Bengkulu, Senin, 3...

Polisi Tangkap 3 Orang Resepsionis Kafe yang Terlibat Perdagangan Anak

Kupas News, Kota Bengkulu - 3 orang pelaku dugaan perdagangan orang atau eksploitasi seksual anak dibawah umur ditangkap Satreskrim Polres Bengkulu, Minggu (2/10) dinihari. Dari...

Presiden dan MK Harus Menolak Intervensi Penggantian Hakim Aswanto

Kupas Bengkulu - Peristiwa pemberhentian Hakim Konstitusi Aswanto yang kemudian memunculkan nama Guntur Hamzah selaku penggantinya oleh Komisi III DPR RI tidak melalui mekanisme...

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.

Terbaru