oleh

Tertutup Awan, Bengkulu Tidak Bisa Lihat Gerhana Bulan Darah

gambar-fenomena-bulan-berdarah-15-4-2014-1
Foto Istimewa

kupasbengkulu.com – Gerhana bulan total terlihat berwarna merah darah mulai Rabu petang hingga malam, Rabu (8/10/2014) tidak bisa dinikmati masyarakat di Povinsi Bengkulu.

”Apa gerhana bulan darah yang puncaknya malam ini tidak kelihat, di Bengkulu. Hanya ada bintang, awan saja di langit Kota Bengkulu,” kata salah seorang Pemuda Kota Bengkulu, Irawan, Rabu (8/10/2014).

Sementara itu, Prakirawan Stasiun Meteorologi Klas III Fatmawati Soekarno Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu, Harits Syahid Hakim mengatakan, hanya sebagian kecil dari Provinsi Bengkulu dapat menyaksikan langsung fenomena langka tersebut.

Untuk melihat fenomena alam ini, kata dia, bisa dilihat dengan mata telanjang. Hanya saja, tambah dia, saat ini di Kota Bengkulu, diselimuti oleh awan yang cukup tebal. Sehingga gernaha bulkan darah tidak dapat dilihat. Selain di Kota Bengkulu, terang dia, gerhana bulan juga bisa dilihat di Kabupaten Seluma, Rejang Lebong, Bengkulu Tengah, dan separuh dari Kabupaten Mukomuko.

“Puncaknya sudah lewat sekira jam enam kurang tadi dan prosesnya agak lama tadi. Di Kota Bengkulu dan bagian tengah Provinsi Bengkulu kondisinya mendung. Sehingga hanya di bagian selatan dan Utara yang bisa menyaksikanya,” jelas Harits.

Sekedar mengetahui, astronom dari Komunitas Langit Selatan di Bandung, gerhana bulan total terjadi 8 Oktober 2014, yang dimulai sekitar pukul 15.03 WIB. Bulan berangsur tertutup secara penuh pada 17.26 WIB. Puncak gerhana terjadi pukul 17.54 WIB. Selewat pukul 20.33 WIB, bulan tidak lagi mengalami gerhana.(dex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed