Selasa, Oktober 4, 2022

Tidak Ada Indikasi Terlibat Tawuran, 27 Siswa SMKN 2 Bengkulu Dilepas

Baca selanjutnya

Kepsek SMKN 2 Kota Bengkulu H. Samsir, S.Pd
Kepsek SMKN 2 Kota Bengkulu H. Samsir, S.Pd.

kupasbengkulu.com – Satu hari pasca insiden tawuran yang diduga melibatkan ratusan siswa dari SMKN 2, SMKN 4, SMKN 5, SMK Grakarsa, SMK Pembangunan, dan SMK Kelas Jauh, dengan SMAN Plus 7 Kota Bengkulu, terbukti 27 siswa SMKN 2 yang diamankan pihak kepolisian tidak terlibat dalam insiden tersebut.

“Kemarin masing-masing perwakilan sekolah telah berkumpul di ruang kepala sekolah SMAN Plus 7. Dari barang bukti tas yang ditemukan di lokasi kejadian, tidak ada indikasi SMKN 2 terlibat,” ujar Supriadi, S.Pd., selaku Waka Humas, didampingi Drs. Joko, Wakil Kesiswaan SMKN 2 Kota Bengkulu.

Hal ini diperjelas dengan penuturan H. Samsir, S.Pd, Kepala Sekolah SMKN 2 Kota Bengkulu, yang mengaku sudah menjemput sejumlah siswa yang diamankan kepolisian.

“Tadi malam sekitar pukul 21.30 WIB, pihak sekolah beserta wali murid telah menjemput 27 siswa SMKN 2 yang diamankan kepolisian. Dari penyelidikan yang dilakukan, terbukti bahwa siswa kami tidak terlibat insiden tawuran di SMAN Plus 7,” tegas Samsir.

Diceritakan Samsir, saat insiden tawuran di SMAN Plus 7 terjadi, waktunya berdekatan dengan waktu pulang sekolah siswa. Sehingga pada saat pihak kepolisian melakukan penyisiran, siswa SMKN 2 yang melintas di area SMAN Plus 7 langsung diamankan.

“Kebetulan beberapa siswa rumahnya dekat SMAN Plus 7, saat pulang sekolah melewati area itu, mereka langsung diamankan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Samsir, pertandingan futsal yang diduga menjadi penyebab keributan ini, bukan pertandingan antara SMKN 2 dengan SMAN Plus 7, melainkan SMKN 4 dengan SMAN Plus 7.

“Pertandingan terakhir itu, bukan antara SMKN 2 dengan SMAN plus 7. Karena SMKN 2 sudah kalah di pertandingan jauh-jauh hari. Dan SMKN 2 bukan kalah bertanding dengan SMAN Plus 7, melainkan dengan SMKN 4. Logikanya, untuk apa SMKN 2 menyerang SMAN Plus 7?” katanya lagi.

Samsir menegaskan, apabila selama proses penyelidikan lebih lanjut ternyata ada siswa SMKN 2 yang terlibat, pihaknya siap dimintai bantuan oleh pihak kepolisian dalam penyelesaian kasus ini.

“Kalau ternyata nantinya ada siswa kami yang terbukti bersalah, maka kami akan menyerahkan kepada kepolisian untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami dari pihak sekolah juga akan memberikan sanksi tegas, bila perlu siswa itu akan dikeluarkan, karena ini sudah termasuk kasus kriminal,” demikian Samsir. (val)

Ketua Komisi II Ingin Bengkulu Jadi Lumbung Atlet Terbaik

Kupas News, Kota Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP berharap Bengkulu ke depan dapat menjadi daerah lumbung atlet...

Pemprov Bengkulu Minta Bhabinkamtibmas Ikut Sosialisasikan Migrasi TV Digital

Kupas News, Kota Bengkulu – Sebagai aparat kepolisian yang dekat dengan masyarakat, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kepada jajaran Bhabinkamtibmas untuk pro aktif mensosialisasikan...

Gubernur Rohidin Buka Kejurda Atletik Pelajar Se-Provinsi Bengkulu

Swafoto Gubernur Rohidin (tengah kanan memakai celana jeans biru) usai Buka Kejurda Atletik Pelajar Se-Provinsi Bengkulu di Stadion Sawah Lebar Kota Bengkulu, Senin, 3...

Polisi Tangkap 3 Orang Resepsionis Kafe yang Terlibat Perdagangan Anak

Kupas News, Kota Bengkulu - 3 orang pelaku dugaan perdagangan orang atau eksploitasi seksual anak dibawah umur ditangkap Satreskrim Polres Bengkulu, Minggu (2/10) dinihari. Dari...

Presiden dan MK Harus Menolak Intervensi Penggantian Hakim Aswanto

Kupas Bengkulu - Peristiwa pemberhentian Hakim Konstitusi Aswanto yang kemudian memunculkan nama Guntur Hamzah selaku penggantinya oleh Komisi III DPR RI tidak melalui mekanisme...

Terbaru