oleh

Ungkapan Rakyat Usai Berikan Suara untuk Presiden

sumber foto: merdeka.com
sumber foto: merdeka.com

Baru sehari pemilihan presiden (pilpres) 2014 berlalu, tinta tanda usai mencoblos pun masih membekas di jari. Setiap sudut masih ramai membicarakan capres-cawapres  dengan kebanggaan dan sanjungan.

Hasil quick count menjadi buah bibir diselingi pergulatan tim bola kesayangan merebut si bundar dalam ajang piala dunia semalam.

Pasar Baru Koto lantai dasar yang lengang dan sedikit remang-remang  turut menjadi saksi ketika penjual kerupuk, penjual ikan,  dan  penjual sayur dan penjual baju asyik membahas hasil quick count pilpres.

Sepinya pembeli semakin membuat mereka semangat dan leluasa “ngerumpi” soal perhitungan suara di tempat pemungutan suara hingga di beberapa stasiun televisi nasional.

Ketika kupasbengkulu.com mendekati dan menanyakan siapa capres cawapres pilihannya, masing masing dari mereka memilih bungkam dan tiba tiba menghentikan pembicaraan soal pilpres.

Salah seorang penjual kerupuk, Yuni, mengatakan pada dasarnya dia memang mendukung salah satu pasangan namun ia tetap pasrah siapapun kelak pemenangnya.

” Kami memang dukung salah satu pasangan, tapi kami pasrahlah siapapun pemenangnya. Bukannya siapapun pemenangnya, kami tetap begini-begini saja, jadi pedagang kecil di sini” bebernya.

Dia juga berharap siapapun pemenangnya haruslah memperhatikan ekonomi pedagang kecil dan memikirkan kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan yuni, penjual pakaian yang menyebut dirinya Amak hanya tersenyum ketika ditanya soal capres cawapres pilihannya sambil memeprlihatkan telunjuknya.

“Tahu kan amak pilih siapa, menangkah dia sekarang ? tapi bagi amak siapapun pemenangnya semoga bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik kan ya, terkhusus untuk Bengkulu iini ” ungkap perempuan paru baya ini.

Tukang parkir yang enggan menyebutkan namanya mengaku mendukung capres yang metal dan berharap jika menang capres pilihannya bisa tepat janji

“Saya pilih yang mau buat revolusi metal, yang paham anak muda. Semoga dia tepat janji jika betul betul menang dan memimpin sampai 2019” ujarnya seraya membunyikan peluit memandu sebuah mobil keluar dari area parkiran.

Beberapa ungkapan tersebut hanya sebagian kecil dari suara rakyat Indonesia yang pasrah pada siapa pun pemenang pilpres 2014, namun berharap penuh bahwa pemimpin Indonesia 2014-2019 kelak akan membawa perubahan yang lebih baik kepada Indonesia secarah utuh.

Penulis: Evi Valendri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed