oleh

Upacara Hari K3, Gubernur Sampaikan Pesan Menteri Tenaga Kerja

Gub K3
upacara peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (K3)

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Pada upacara peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (K3), Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah, menyampaikan amanat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Hanif Dhakiri. Kegiatan ini juga merupakan pernyataan dimulainya Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional tahun 2015 yang diselenggarakan serentak di seluruh tanah air.

”Hari K3 yang diperingati pada 12 Januari 2015 ini merupakan tahun pertama bagi Bangsa Indonesia untuk berjuang, berperan aktif, dan bekerja secara kolektif dan terus-menerus dalam mewujudkan Indonesia yang berbudaya K3 tahun 2015, menuju tercapainya visi K3 kemandirian masyarakat Indonesia berbudaya K3 tahun 2020,” ujar Junaidi, Kamis (05/02/2015).

Sejalan dengan agenda Nawacita, pemerintahan kabinet kerja yang antara lain peningkatan kualitas hidup manusia, produktivitas dan daya saing, kemandirian ekonomi, serta revolusi karakter bangsa, maka salah satu tantangan besar yang dihadapi di sektor ketenagakerjaan saat ini adalah kualitas sumber daya mainusia, baik yang akan memasuki dunia kerja, maupun yang sudah bekerja.

”Diperlukan usaha-usaha nyata guna peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai aspek, optimalisasi lembaga-lembaga pelatihan, peningkatan lembaga perlu dilakukan untuk menciptakan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan berdaya saing,” katanya lagi.

Dilanjutkannya, untuk mencapai hal itu harus diikuti dengan pemahaman keselamatan dan kesehatan kerja. Sebagaimana diamanatkan dalam UU nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja, pelaksanaan kegiatan K3 tidak hanya menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja serta keselamatan orang lain yang ada di tempat kerja, tapi juga bagaimana dapat mengendalikan resiko terhadap peralatan, aset, dan sumber produksi sehingga dapat digunakan secara maksimal dan efisien agar terhindar dari kecelakaan dan keselamatan kerja.

”Semua itu dapat terlaksana apabila seluruh manajemen bersama-sama berkomitmen untuk pencegahan resiko kerja,” tegasnya.

Dalam agenda ini juga dilakukan penyerahan santunan jaminan kematian dan piala pemenang lomba, yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Junaidi Hamsyah dan Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Diah Irianti.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

20 − one =

News Feed