oleh

Ustad Arfan ‘Kocok’ Perut Tamu Undangan Halal Bihalal

kadis dis dik
Kadis Pendidikan Bengkulu Utara, Haryadi beserta istri

kupasbengkulu.com – Suasana acara Halal Bihalal Keluarga Besar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu (20/8/2014), sempat mengocok perut kadis. Pasalnya, pada acara tersebut ustad Arfan MZ, yang sengaja didatangkan panitia penyelenggara, untuk memberikan tausia.

Pada kesempatan tersebut, Arfan menyampaikan siraman rohani dengan berbagai lelucon dan penuh arti. Sehingga membuat tamu undangan, menjadi tersenyum lebar serta ketawa lepas, mendengarkan apa yang disampaikan ustad yang mengenakan jas biru dongker dengan sorban warna merah yang diletakkan dibahunya tersebut.

Bahkan, ustad kocak itu pandai menguasai panggung, yang mana dirinya tidak segan-segan menyampaikan pola kehidupan rumah tangga saat ini, yang telah tidak sesuai dengan tuntunan Agama Islam.

Ia mengatakan, halal bihalal dan memperingati 17 Agustus 2014 ini, memiliki kaedah jika pemahaman tersebut sudah mulai tergerus oleh kondisi dan situasi perkembangan zaman.

Halal Bihalal, jelas dia, berasal dari kata Bahasa Arab yang artinya, saling memaafkan. Makna sesungguhnya dan diajarkan oleh nabi, sebelum meminta maaf kepada orang lain, utamakan untuk saling memaafkan dalam keluarga.

Ia mencontohhkan, usai melaksanakan salat Id, istri meminta maaf kepada suami, anak-anak minta maaf kepada kedua orang tua. Setelah itu barulah kepada tetangga. Namun, fenomena semacam itu dinilai sudah mulai pudar.

”Memulai itu lebih sulit. Jika dilaksanakan dengan niat tulus ikhlas, maka akan berbuah amal,” kata Arfan mengakhiri ceramanya, Rabu (20/8/2014).

Halal bihalal
Tamu undangan yang menghadiri acara halal bihalal Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara

Secara terpisah, Kadis Pendidikan Bengkulu Utara, Haryadi mengatakan, kegiatan tersebut tidak mungkin bisa sukses, jika tidak adanya kerjasama yang baik dari pihak dunia pendidikan. Untuk itu, ia mengucapkan, berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

Selain itu, tambah dia, yang terpenting acara ini semestinya acara tersebut bisa dihadiri Bupati Bengkulu Utara, Imron Rosyadi. Namun, bupati tengah ada urusan dinas sehingga tidak bisa hadir dalam rangkaian acara itu. Meskipun demikian, dirinya juga menyampaikan amanat dari bupati jika ingin mau ke Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bengkulu 2015 mendatang.

“Saya menyampaikan ini kepada tamu undangan sebagai perpanjangan lisan dari bupati. Tetapi,keinginan itu patut kita dukung. Kalau lah boleh saya mengulas kembali dan tidak berbicara tanpa pakta. Tidak ada kabupaten yang selengkap Bengkulu Utara ini. Seperti contoh,UPTD dan GBD. Ini suatu kinerja nyata yang dilakukan oleh Imron terhadap dunia pendidikan. Sekali lagi saya menghimbau kepada semua yang hadir untuk bersama-sama menyatukan visi,” jelas Haryadi.

Ia juga menambahkan kegiatan semcam ini akan dilakukan bukannya di kabupaten saja. Namun, kegiatan ini akan dilakukan disemua kecamatan di Bengkulu utara. (jon/ prw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 × three =

News Feed