oleh

Wajah-wajah Lucu Menyambut Hari Pertama Sekolah

siswa baru
siswa baru

Cuaca berawan mengantarkan semangat pagi dengan sendu, jalanan hari ini pun tampak berbeda. Kesibukan di jalan raya mulai meningkat dari dua minggu sebelumnya, warna warni seragam sekolah menyemarakkan pagi Senin 14 Juli 2014.

Alen (7) sudah bersiap-siap dengan seragam merah putih barunya, diantar sang ibu ia bersama teman sebayanya berangkat bersama menuju salah satu sekolah dasar (SD) negeri di Kabupaten Bengkulu Tengah yang terletak cukup jauh dari rumah. Meski masih bingung ketika ditanya tentang cita cita tapi semangatnya untuk menempuh pendidikan begitu besar.

Anak ini hanya satu dari jutaan siswa SD yang hari ini pertama kali menempuh haknya untuk mengecap pendidikan dasar dengan harapan dapat ditempuh dengan baik dan layak.
Salah satu SD Islam terpadu di Kota Bengkulu jelas memperlihatkan kesibukannya menyambut siswa siswi baru hari ini.

siswa2

Aktifitas di aula sekolah tersebut juga tak kalah ramai, tampak beberapa guru memperkenalkan sekolah kepada para siswa dengan cara yang menarik. Bocah ini terlihat semangat menjawab pertanyaan guru dengan logat bicara mereka yang lucu.

Ketika ditanya bagaimana rasanya masuk sekolah baru kebanyakan dari mereka malu dan tersenyum saja sambil merengek kepada orangtua mereka. Memang rata rata siswa kelas satu SD pada hari pertama sekolah diantar oleh orangtua mereka, karena selain anak masih kecil orangtua pun beralasan demi keamanan anaknya. Dewi (35) misalnya, ia mengaku memang sengaja mendampingi anaknya Aqila karena menyadari anaknya belum terbiasa.

” Saya ibu rumah tangga, biasanya memang anak-anak saya jemput dan antar sendiri ya. Hari ini si Aqila sengaja ditunggui kan baru hari pertama dia masuk SD masih takut takut dia” ujar Dewi.

Dia juga menambahkan besar harapannya bahwa dengan sekolah putrinya Aqila dapat menjadi anak yang berilmu dan berhasil menggapai cita citanya.

Apa yang menjadi harapan Dewi tentu juga merupakan harapan setiap orangtua. Pendidikan SD merupakan pendidikan wajib pertama yang menjadi penopang pendidikan di tingkat selanjutnya. Setelah menyelesaikan pendidikan di SD para orangtua menginginkan anaknya dapat menempuh pendidikan di sekolah menengah pertama (SMP) lalu sekolah menengah atas (SMA) kemudian berlanjut ke perguruan tinggi.

Bekal pendidikan yang baik dari sekolah diharapkan dapat menjadi pendukung untuk masa depan lebih cerah para generasi penerus bangsa ini.

” Saya harap dengan sekolah kehidupan anak lebih baik daripada saya, dan dia bisa merasakan kemajuan dunia” ujar Rino, sambil menunggui anaknya di depan salah satu SD kota Bengkulu.

Indonesia masih mempunyai banyak pekerjaan rumah soal pendidikan dasar yang belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh anak Indonesia umumnya dan Bengkulu khususnya yang hidup dalam garis kemiskinan, terlantar, dan terisolir. Beberapa kasus pelecehan yang terjadi di sekolah juga turut mencoreng pendidikan di negeri ini. Namun di sisi lain beberapa prestasi membanggakan dari anak negeri di kancah internasional membuktikan gemilangnya pendidikan indonesia.

Meski hari ini para siswa kelas satu SD diserahkan kepada guru untuk memberinya pendidikan, namun sesungguhnya orangtua harus tetap bertanggung jawab pada pendidikan anak. Harapan untuk wajah pendidikan yang lebih baik menjadi tanggung jawab bersama terlebih pemerintah, agar pendidikan di negeri ini merata dan berkualitas.

Penulis: Evi Valendri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed