oleh

Walikota Bagikan Bantuan Samisake Tahap Kedua

Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE, Selasa (04/02/2014) menyerahkan bantuan Samisake kepada warga Kelurahan Sidomulya, Kecamatan Gading Cempaka.
Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE, Selasa (04/02/2014) menyerahkan bantuan Samisake kepada warga Kelurahan Sidomulya, Kecamatan Gading Cempaka.

kupasbengkulu.com – Sebanyak 145 KK di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu hari ini, Selasa (04/02/2014) menerima bantuan ‘Satu Milyar Satu Kelurahan’ (Samisake) tahap kedua. Penyerahan bantuan ini langsung dilakukan oleh Walikota H. Helmi Hasan, SE., di Kantor Lurah Sidomulyo.

“Bantuan Samisake yang diserahkan pada hari ini berjumlah Rp 350 juta untuk 145 KK. Bantuan yang diberikan berkisar Rp 1-2 juta rupiah,” ujar Aini, SE, Lurah Sidomulyo dalam sambutannya.

Disebutkan Aini, Kelurahan Sidomulyo terdiri dari 37 RT, 8 RW, dengan jumlah penduduk sekitar 13.000 jiwa di lahan seluas 300 hektar. Masih banyak warga yang berada di tingkat ekonomi menengah ke bawah yang membutuhkan bantuan dari pemerintah.

Samisake lahir dari sebuah perjalanan panjang yang akhirnya menemukan berbagai masukan dari masyarakat yang ingin berkembang, namun kekurangan modal. Dalam pelaksanaannya, penerima bantuan hanya dibebani bunga 0,5%. Hal ini agar masyarakat tidak merasa berat dan target 50 ribu lapangan pekerjaan dapat terwujud.

“Jangan sampai warga miskin tidak mendapatkan bantuan Samisake. Untuk itu diharapkan pelaksanaan program ini tepat sasaran,” ujar Walikota Helmi Hasan.

Walikota menambahkan, masyarakat yang belum mendapatkan bantuan program Samisake ini agar bersabar menunggu giliran.

“Walaupun bantuan hanya Rp 1-2 juta, namun bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kecil. Yang belum dapat tahun ini, mudah-mudahan di tahun depan,” sambung Helmi.

Rusli (64), warga RT.04 Kelurahan Sidomulyo yang hari ini mendapatkan bantuan Samisake sebanyak Rp 1 juta mengaku senang dan berterimakasih kepada Walikota. Rencananya uang bantuan ini akan digunakan sebagai tambahan modal usaha.

“Saya sudah berjualan kerupuk sejak tahun 1996. Awalnya saya mengajukan bantuan Rp 3 juta, namun yang cair hanya Rp 1 juta. Mudah-mudahan dengan bantuan ini usaha saya lebih maju,” ujar Rusli.

Hal yang sama juga dirasakan Siti Halifah (33), warga RT.05 yang selama 10 tahun berjualan manisan. Hari ini Siti mendapat bantuan senilai Rp 2 juta.

“Terima kasih kepada Walikota, mudah-mudahan program ini terus dilanjutkan,” demikian Siti. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed