oleh

2 Pos TPR di Kepahiang Ditutup

Salah satu pos TPR yang ditutup di Kepahiang

Kupasbengkulu.com, Kepahiang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang menutup dua pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR), Jumat (12/05/2017). Dua pos TPR yang ditutup tersebut persisnya TPR angkutan barang di wilayah Mandi Angin, Kelurahan Pasar Kepahiang, Kecamatan Kepahian dan TPR Terminal Merigi di Kecamatan Merigi.

Pengakuan dari pengelola TPR Kepahiang, Asnawi, penutupan kedua pos TPR oleh pihak Bidang Perhubungan Dinas Pekerjaan Umum dan Satpol PP.

“Ada dua pos yang ditutup, salah satunya pos TPR di Mandi Angin, Pasar Kepahiang,” kata Asnawi di pos TPR Terminal Kepahiang.

Sepengetahuannya, penutupan dua pos TPR sesuai surat perintah penutupan dari Pemkab Kepahiang, terkait dugaan praktik pungutan liar (Pungli).

“Pos TPR di Mandi Angin itu sebenarnya anak pos dari TPR Terminal Pasar Kepahiang, untuk menarik retribusi kendaraan angkutan barang yang tidak mau masuk ke terminal. Itu bukan pungli, setiap bulan kami setor ke dinas terkait,” bebernya.

Menurutnya, ada sekitar 21 kendaraan angkutan barang yang tidak mau masuk terminal. Tutupnya pos TPR tersebut, disebut dapat mengurangi pendapatan daerah dari retribusi.

“Jika dihitung, maka pendapatan dari pos TPR atau dari kendaraan angkutan barang yang tidak mau masuk terminal itu mencapai Rp 6 Juta per bulan. Setelah ditutup, jelas pendapatan akan berkurang,” terang Asnawi.(slo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed