Sabtu, Desember 10, 2022

3 Mahasiswa Fakultas Hukum Unib Torehkan Prestasi Nasional

Baca selanjutnya

3 mahasiswa Fakultas Hukum Unib yang mampu masuk 6 besar di ajang Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa tingkat nasional, bersama dosen pendamping, Dr. Ardilafiza, SH, M.Hum. (Foto : Siti Hatikasari)
3 mahasiswa Fakultas Hukum Unib yang mampu masuk 6 besar di ajang Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa tingkat nasional, bersama dosen pendamping, Dr. Ardilafiza, SH, M.Hum. (Foto : Siti Hatikasari)

kupasbengkulu.com- 3 Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bengkulu, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa tingkat nasional. Mereka adalah Anisha Fitri N (semester 6), Siti Hatikasari (semester 6), dan Dona Pratama Jonaidi (semester 4), dengan dosen pendamping Dr. Ardilafiza, SH, M.Hum.

Ketiga mahasiswa FH Unib itu berhasil masuk enam besar setelah menjalani rangkaian kompetisi debat konstitusi mahasiswa yang dihelat di Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi, Mahkamah Konstitusi, Bogor, tanggal 25-28 April 2014.

Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa yang dilaksanakan Mahkamah Konstitusi itu, sebelumnya dilaksanakan tingkat regional. Pada tingkat regional yang dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan awal April lalu, Tim mahasiswa Unib berhasil masuk lima besar dan berhak untuk dikirim ke tingkat pusat.

Kompetisi tingkat pusat yang dilaksanakan di Bogor, hanya tiga regional yang berhak mengirim peserta. Dari tiga regional itu, jumlah peserta sebanyak 18 tim berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terkemuka se Indonesia.

Ke 18 tim itu berdebat dan berjuang dengan segenap kemampuannya untuk meyakinkan para juri. Para dewan juri sendiri bukanlah orang sembarangan, mereka adalah para pakar hukum tata negara terkemuka dari berbagai universitas terkenal, seperti Prof. Dr. Saldi Isra, Prof. Guntur, dan Dr. Irman Putra Sidin.

“Tim mahasiswa Fakultas Hukum Unib telah berjuang maksimal. Perjuangan ini sungguh luar biasa, sebab dengan persiapan yang sangat minim, kita mampu masuk 6 besar, mengungguli tim mahasiswa dari universitas-universitas besar dan terkemuka lainnya seperti UGM, UI, Unanad, Brawijaya dan lain sebagainya,” ujar Ardilafiza.

Ditambahkan Ardilafiza, juara pertama kompetisi debat konstitusi itu adalah Universitas Padjajaran. Kemudian berturut-turut enam besar ditempati Universitas Diponegoro, Universitas Surabaya, Universitas Sriwijaya, Universitas Bengkulu dan Universitas Hasanudin.

Para pemenang, selain mendapat hadiah uang pembinaan juga mendapatkan piagam penghargaan. “Terpenting melalui ajang ini, Universitas Bengkulu mampu menorehkan prestasi dan tingkat kemampuan debat serta pemahaman mahasiswa terkait konstitusi tidak ketinggalan dengan universitas-universitas terkemuka se Inidonesia,” tukas Ardilafiza.(**)

sumber : unib

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Kupas News, Jakarta - Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers...

Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response...

Janda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah program Baznas di Desa Kandang, Seberang Musi, Kepahiang, Rabu, 7 Desember 2022,...

Problem Solving Kepolisian Mediasi Dua Perempuan Terlibat Kasus Penganiayaan

Bhabinkamtibmas Polsek Taba Penanjung saat menggelar kegiatan problem solving kepolisian, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok Kupas News, Bengkulu Tengah - Mencoba melakukan mediasi sebagai...

Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bengkulu

Kepala Bea Cukai Provinsi Bengkulu Ardhani Naryasti bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kantor Bea Cukai provinsi Bengkulu, Kamis,...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru