Hadiri Peresmian SALUT, Wabup Wasri Ingin UT Jadi Akses Kemajuan Daerah

0
60
Swafoto Wakil Bupati Wasri bersama Ketua DPRD, Ali Saftaini dan Warek IV UT Bidang Pengembangan Institusi dan Kerjasama, Rahmat Budiman usai meresmikan kantor SALUT di Kabupaten Mukomuko, Foto: Dok
Swafoto Wakil Bupati Wasri bersama Ketua DPRD, Ali Saftaini dan Warek IV UT Bidang Pengembangan Institusi dan Kerjasama, Rahmat Budiman usai meresmikan kantor SALUT di Kabupaten Mukomuko, Foto: Dok

Kupas News, Mukomuko – Wakil Bupati Mukomuko Wasri, hadiri peresmian kantor Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Kabupaten Mukomuko yang diselenggarakan Universitas Terbuka (UT), Kamis, (24/11)

Acara dihadiri Warektor IV bidang pengembangan institusi dan kejasama universitas terbuka, direktur universitas terbuka Bengkulu, ketua DPRD Mukomuko serta kepala dinas pendidikan dan kebudayaan.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Mukomuko Wasri mengatakan di tengah kemajuan era yang serba digital ini, dunia pendidikan menjadi akses penunjang kemajuan daerah. Dimana kontribusi perguruan tinggi menjadi pengaruh besar terhadap generasi muda selanjutnya.

“Tentunya kami sangat mendukung penuh keberadaan sentra layanan yang diadakan Universitas Terbuka ini. Hal ini juga dapat mendorong penuh generasi muda yang ada di Mukomuko untuk lebih mudah mengakses informasi terkait pendidikan yang akan selanjutnya di emban,” kata Wasri.

Wakil Bupati Mukomuko Wasri menjelaskan melalui peresmian kantor Sentra Layanan Universitas Terbuka ini, kedepan dirinya berharap SALUT bisa berkontribusi dalam mencetak generasi yang memajukan daerah Kabupaten Mukomuko.

‘’Mengingat kondisi geografis Kabupaten Mukomuko yang memang jauh dari Kota, maka sangat butuh Sentra Layanan Universitas Terbuka. Tentunya jenis pelayanan ini sangat membantu masyarakat Mukomuko dalam memperoleh informasi terkait Universitas Terbuka,’’ tuturnya.

Wakil rektor IV UT Bidang Pengembangan Institusi dan Kerjasama, Rahmat Budiman mengatakan SALUT Kabupaten Mukomuko merupakan kantor ke 76 se Indonesia dengan jumlah mahasiswa 899 orang.

‘’Harapannya dengan diresmikannya kantor SALUT di Kabupaten Mukomuko, dapat memfasilitasi masyarakat dan mahasiswa dalam berhubungan interaktif dengan universitas terbuka, dan semoga universitas terbuka kedepannya bisa berkembang,’’ kata Rahmat.

Sementara, menurut Ketua DPRD Mukomuko Ali Saftaini, universitas terbuka menjadi solusi masyarakat. Secara ekonomi, kata Ali, sebagian besar kemampuan masyarakat untuk menguliahkan anak diluar daerah masih lemah. Apalagi jarak tempuh Mukomuko ke Kota begitu jauh, sehingga ini membutuhkan nilai lebih dari sisi keuangan masyarakat.

‘’Lebih jauh saya sangat mengapresiasi kehadiran kantor SALUT universitas terbuka. Terkhusus dalam mencerdaskan masyarakat Mukomuko. Mudah-mudahan kedepannya Universitas Terbuka bisa menjadi vitamin bagi masyarakat Mukomuko untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,’’ tutupnya. (Adv-And)