Ada Aroma dan Keindahan Alam Bukit Barisan di Air Terjun Tujuh Tingkat

Objek wisata Air Terjun Tujuh Tingkat, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.
Objek wisata Air Terjun Tujuh Tingkat, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.
Objek wisata Air Terjun Tujuh Tingkat, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

kupasbengkulu.com – Bagi anda yang menyukai wisata alam, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu memiliki banyak referensi objek wisata alam yang bakal dikunjungi. Salah satunya objek wisata alam Air Terjun Tujuh Tingkat yang berlokasi di Desa Bukit Indah, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur.

Tawaran untuk berkunjung ke lokasi tersebut dari seorang teman saya ambil, karena ini merupakan tantangan dan kesempatan untuk menikmati keindahan alam air terjun yang diberi nama oleh masyarakat setempat Air Terjun Tujuh Tingkat. “Apalagi lokasi air terjun yang berdekatan dengan lokasi Bukit Barisan, saya ingin sekali menghirup kesegaran alamnya, dan melihat pemandangannya yang masih alami.”

Perjalanan menuju lokasi memang sengaja dipilih pagi hari, agar bisa lebih menikmati perjalanan dengan santai. Jarak dan waktu tempuh untuk sampai ke lokasi objek wisata ini dari Kota Bintuhan, sekitar 90 menit atau 34 kilometer.

“Dari pusat kota saya pergi ke arah selatan Kota Bintuhan atau ke arah Provinsi Lampung. Dari Bintuhan saya sangat menikmati perjalanan dengan menggunakan sepeda motor, agar lebih bebas untuk menghirup udara segar dan melihat pemandangan sepanjang perjalanan.”

Untuk menuju lokasi saya melewati satu kecamatan yaitu Kecamatan Maje untuk menuju ke Kacamatan Nasal yaitu Desa Bukit Indah.

Berkendara sekitar satu jam dari Kota Bintuhan, akhirnya tibalah saya di Desa Bukit Indah Kecamatan Nasal. Untuk memulihkan tenaga dari satu jam perjalanan saya menumpang di salah satu rumah penduduk untuk menitipkan kendaraan dan sejenak beristirahat.

Setelah beristirahat kurang lebih sepuluh menit, perjalanan kembali dilanjutkan, dari Desa Bukit Indah menuju Air Terjun Tujuh Tingkat. Untuk menuju lokasi saya harus menaiki dan menuruni tangga demi tangga yang sengaja dibuat untuk menuju lokasi. “Saking semangatnya, tidak terasa 20 menit sudah waktu yang perlukan untuk tiba di lokasi. Saya terkesima melihat air terjun yang begitu indah kini berada di pandangan mata saya.”

Tanpa menunggu komando teman-teman, saya langsung melepaskan ransel yang saya bawa dan langsung menceburkan diri (mandi maksudnya). Airnya yang sangat sejuk, ditambah pemandangan sekeliling lokasi yang masih alami. Kesempatan ini harus saya abadikan dalam sebuah kamera yang dari tadi saya tenteng.(**)

Penulis : Menti Saputri, Kabupaten Kaur

Artikulli paraprakFort Marlborough, Saksi Bisu Kedigdayaan Masyarakat Bengkulu
Artikulli tjetër7 Tips Bagi Wanita untuk Jadi Pengusaha