oleh

Alasan Juklak, Golkar Tunda Pendaftaran Calon Kepala Daerah

golkar1

kupasbengkulu.com – Sekretaris DPD Partai Golkar Bengkulu, Afrizal Arifin, mengatakan Partai Golkar terpaksa harus menunda jadwal pendaftaran calon kepala daerah. Hal ini terkait keputusan Kemenkumham beberapa waktu lalu yang memenangkan kubu Agung Laksono di tubuh partai berlambang pohon beringin ini.

Afrizal mengatakan baik Aburizal Bakri maupun Agung Laksono memiliki Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) terkait penjaringan kepala daerah, sehingga agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran oleh pengurus Golkar sendiri, pihaknya akan melakukan koordinasi internal lagi dan selambat-lambatnya pendaftaran akan dibuka di bulan April 2015.

“Sebelumnya berdasarkan hasil keputusan rapat internal Golkar, kami akan membuka pendaftaran calon kepala daerah pada minggu ini. Namun dikarenakan beberapa hari yang lalu muncul keputusan Kemenkumham dan kami pun sudah mendapat arahan dari DPP, sehingga rencana pembukaan pendaftaran ini ditunda untuk beberapa waktu ke depan. Selambat-lambatnya di bulan April pendaftaran sudah bisa dilaksanakan,” ujar Afrizal, Jumat (27/03/2015).

Tidak hanya itu, Afrizal menegaskan berkenaan dengan isu adanya Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Provinsi Bengkulu, dirinya mengatakan isu tersebut sama sekali tidak benar. Pihaknya sudah mempertanyakan hal tersebut langsung ke DPP Golkar dan Agung Laksono bahwa sampai saat ini, Provinsi Bengkulu khususnya, belum direncanakan untuk ditunjuk Plt. Selain itu Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu, Kurnia Utama, masa baktinya berakhir hingga Oktober 2015.

“Kami sudah kroscek langsung dan DPP menegaskan belum ada tindakan untuk menunjuk Plt,” katanya.

Sementara, Afrizal mengatakan sampai hari ini belum ada kandidat yang menghubungi untuk melakukan pendaftaran calon, namun beberapa kandidat yang melakukan komunikasi politik untuk Pemilihan Gubernur Bengkulu seperti Ridwan Mukti, Imron Rosyadi, dan Junaidi Hamsyah. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

20 − 2 =

News Feed