Sabtu, Mei 18, 2024

Banjir Bandang Landa Kabupaten Lebong, Terparah Sejak Tahun 1995

Banjir Bandang Landa Kabupaten Lebong, Terparah Sejak Tahun 1995

Tue, 04/16/2024 – 18:19

Kondisi Banjir di Desa Talang Leak I, Kabupaten Lebong, Selasa, 16 April 204, Foto: Dok/Kodim Rejang Lebong

Kupasbengkulu.com – Banjir bandang melanda Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Selasa, (16/04/2024). Peristiwa ini terparah setelah banjir bandang yang terjadi pada tahun 1995 silam.

Banjir yang dipicu luapan Sungai Ketahun ini telah merendam ratusan rumah warga dengan 5 kecamatan ikut terdampak yakni Topos, Rimbo Pengadang, Bingin Kuning, Lebong Sakti, dan Lebong Tengah. 

Kepala Pelaksana BPBD lebong, Tantomi SP mengatakan, pihaknya sudah siap bersiaga di berapa titik aliran sungai Ketahun di Kecamatan Lebong Selatan.

“Dampak air bah kerugian ditaksir tembus ratusan juta dan belum termonitor adanya korban jiwa.” ujar Tantomi melalui keterangan tertulisnya, Selasa, (16/04/2024)

Adapun kronologis  kejadian banjir bandang ini diawali dengan curah hujan deras dari malam hari pada Senin, 15 April 2024 hingga pukul 22.00 WIB dan bertambah deras hingga 02.30 WIB pada Selasa, 16 April 2024. 

Sekira pukul 05.30 WIB debit air Sungai Ketahun mulai naik di wilayah Kecamatan Topos tepatnya di Desa Talang Donok. 

Pukul 08.30 WIB debit Air Ketahun juga naik di haluan wilayah Desa Ujung Tanjung 3 dan Ujung Tanjung 2, Tabeak Kauk, dan Tabeak Dipoa, Kecamatan Lebong Sakti.

Pukul 09.00 WIB air mulai masuk ke wilayah Desa Ujung Tanjung 3 dan Ujung Tanjung 2, dimana ketinggian air sudah mencapai dada orang dewasa.  

Sekira ukul 13.30 di Desa Muning Agung Air dari persawahan meluap dan memasuki beberapa rumah warga dengan ketinggian selutut orang dewasa. 

Kabar terbaru disampaikan Camat Topos Zerly yang mengatakan, debit air Sungai Ketahun masih belum turun sejak siang hingga malam pukul 21.00 WIB. Namun, kondisnya masih normal. Ia mengingkatkan agar warga terus meningkatkan kehati-hatian.

“Sampai saat ini di Desa Talang Donok (Kecamatan Topos) masih hujan. Debit air Sungai Ketahun masih normal namun harus tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai ketahun” kata Zerly

Reporter: Maya Fitria

Daerah 

Related

Cerita Ishak dengan Usaha Tahu Rumahan yang Kembang-kempis

Cerita Ishak dengan Usaha Tahu Rumahan yang Kembang-kempis ...

Bupati Kopli Larang Truk Batu Bara Melintas di Kecamatan Pinang Belapis

Bupati Kopli Larang Truk Batu Bara Melintas di Kecamatan...

Manajeman PT. DDP Bantah Telah Terjadi Konflik Agraria di Air Berau Estate

Manajeman PT. DDP Bantah Telah Terjadi Konflik Agraria di...

Bupati Kopli Anshori Hadiri Perayaan HUT Perpusnas RI di Jakarta

Bupati Kopli Anshori Hadiri Perayaan HUT Perpusnas RI di...

Idap Tumor Ganas, Remaja Asal Seluma Ini Butuh Uluran Tangan

Idap Tumor Ganas, Remaja Asal Seluma Ini Butuh Uluran...