Minggu, Juni 26, 2022

Beasiswa Jerman Pemkab Kaur Anggarkan Rp 1 Miliar

Baca selanjutnya

sudoto
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, Sudoto

kupasbengkulu.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, Sudoto, menyebutkan, untuk program “Bintang Jemput Bintang” di tahun 2014 ini, yang mana memberangkatkan tiga orang calon mahasiswa yang mendapatkan beasiswa penuh untuk belajar di Jerman, Pemkab Kaur menganggarkan lebih dari Rp 1 Miliar per tahun atau senilai Rp 375 juta/ orang/ tahun untuk jangka waktu 4-5 tahun.

“Ini sudah tahun ke tiga Pemkab Kaur menjalankan program ‘Bintang Jemput Bintang’. Sebelumnya sudah ada yang dikuliahkan di Amerika dan Inggris. Untuk tahun 2014 ini di Jerman. Beasiswa penuh diberikan oleh Pemkab Kaur dari APBD. Untuk yang ke Jerman, Pemkab menganggarkan Rp 375 juta/ orang/ tahun sampai mereka menyelesaikan S1,” ujar Sudoto, Sabtu, (11/10/2014), saat pelepasan penerima beasiswa di SMA.Negeri 5 Kota Bengkulu.

Disebutkan Sudoto, konsep dasar program “Bintang Jemput Bintang” ini adalah “memulai dari akhir dan berakhir di awal”. Artinya anak yang pintar harus mampu memberikan motivasi yang di bawahnya untuk mengikuti jejak yang sama.

Para penerima beasiswa ini sebelumnya menjalani tahap seleksi yang cukup panjang dan ketat. Awalnya mengikuti seleksi tahap sekolah, kemudian seleksi lanjutan yang dilakukan oleh pihak universitas.

“Secara kualitas, anak kita mampu untuk bersaing dengan yang lain. Tinggal kita sebagai orang tua memberikan akses, dengan kita bangun networking,” kata Sudoto.

“Kalau misalnya ada 20 orang saja setiap tahun yang kita berangkatkan, maka saat bonus demografi 2035 kita sudah punya 400-500 anak dengan kualitas internasional,” lanjut Sudoto.

Kendati demikian, pihaknya membebaskan para penerima beasiswa, apakah setelah lulus nanti akan mengabdikan diri di Indonesia, atau mungkin menetap di luar negeri. Yang jelas, mereka harus selalu memiliki jiwa nasionalisme dan tanamkan pada diri masing-masing bahwa mereka merupakan putera-puteri daerah Bengkulu.

“Pemkab Kaur tidak mewajibkan mereka untuk kembali. Di mana saja mereka bisa berkarir dengan baik. Diharapkan mereka bisa memainkan perannya sebagai agent perubahan dalam kemajuan. Pengikatan justru tidak akan mengembangkan mereka,” tegas Sudoto. (val)

 

Polairud Gelar Lomba Tenis Meja Sambut HUT Bhayangkara

Kupas News, Kota Bengkulu - Semarak menyambut HUT Bhayangkara ke-76 terus digelorakan jajaran Polda Bengkulu dengan menggelar berbagai kegiatan. Sabtu, 25 Juni 2022, giliran...

Selamat Datang Airlangga

Kupas Artikel - Ucok mengangkat telepon dengan nada tergesa-gesa. Ia mungkin sangat terkejut tumben-tumben saya menelpon. “Siap bos” tutur Ucok menyambut telepon saya. Beberapa...

Bengkulu Tuan Rumah Open Swimming Championship 2022 se-Sumatera

Kupas News, Bengkulu - Gubernur Rohidin Mersyah membuka kejuaraan Bengkulu Open Swimming Championship se Sumatera Tahun 2022 di Kolam Renang Rafflesia Kota Bengkulu, Jum'at...

Wagub Rosjonsyah Terima Kunjungan Eks Gubernur Jabar

Kupas News, Bengkulu - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah menerima audiensi mantan Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam rangka investasi di bidang Kopi Bengkulu...

JMSI Apresiasi Kesepakatan Dewan Pers dan Polri Cegah Polarisasi Pemilu 2024

Kupas News, Jakarta – Organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyambut baik kesepakatan Dewan Pers dan Mabes Polri untuk memitigasi polarisasi yang...

Terbaru