Minggu, Oktober 2, 2022

Bengkulu Komitmen Jadi Provinsi Bebas Pungli

Baca selanjutnya

Kupas News, Bengkulu – Bengkulu menjadi provinsi perdana melakukan pencanangan sebagai provinsi bebas pungli versi Kemenkopolhukam RI, yang berkomitmen menekan tindak pungutan liar (pungli) pada setiap unit layanan publik.

Ini disampaikan Ketua Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Provinsi Bengkulu Kombes Pol. Asep Tedy Nurrasyah pada Penandatanganan Pernyataan Komitmen Pemberantasan Pungutan Liar Provinsi Bengkulu, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa (15/02).

“Kalau provinsi lain saya belum pernah dapat informasi bahwa ada yang melakukan penandatanganan komitmen bebas pungli. Kecuali Pemprov Bengkulu pada hari ini. Yang ada kan baru 6 atau 7 kabupaten-kota seperti Kabupaten Kepahiang, Kota Pontianak dan terakhir Kota Waringin Barat,” ungkap Kombes Pol. Asep Tedy Nurrasyah.

Selain dilakukan penandatanganan komitmen bebas pungli yang dilakukan oleh 105 peserta, mulai dari unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu, para Kepala Perwakilan dan Lembaga yang ada di Provinsi Bengkulu, seluruh Kepala OPD Pemprov Bengkulu, Kepala Perguruan Tinggi dan Swasta, beberapa Ketua Ormas dan pimpin Media Massa, juga dilaksanakan launching Aplikasi Pengaduan Saber Pungli Bengkulu.

Aplikasi ini jelas Ketua UPP Provinsi Bengkulu Kombes Pol. Asep Tedy Nurrasyah, memberikan kesempatan kepada seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif melaporkan tindak pungli di tempat tinggalnya masing-masing secara bertanggungjawab.

“Jadi masyarakat tidak perlu takut menyampaikan laporan ke kami karena kerahasiaan data pelapor dijamin aman. Silahkan masyarakat sampaikan laporan ke http://saberpunglibengkulu.go.id atau WA/SMS ke 0811730 1133,” jelasnya.

Sementara, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebut kualitas layanan publik akan menjadi lebih baik, ditunjukkan menurunnya angka keluhan masyarakat terhadap layanan publik. Lebih dari itu memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

“Sering kali pungli itu akan meningkatkan output ekonomi terutama dari sisi transportasi, distribusi barang dan yang paling berpengaruh adalah terkait kualitas layanan publik,” terang Gubernur Rohidin.

Editor: Alfridho Ade Permana

Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Pekan Depan Kasus Dugaan KDRT

Kupas News, Jakarta – Merebak kabar tak sedap ditengah masyarakat khususnya pecinta musik dangdut Indonesia, dimana telah terjadi insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)...

Longsor Hantam Rumah Warga di Seluma Akibat Curah Hujan Tinggi

Kupas News, Seluma - Akibat curah hujan tinggi sejak siang hingga malam yang mengguyur wilayah Kabupaten Seluma menyebabkan beberapa rumah mengalami longsor dan terendam...

Solusi Digital untuk Merchant di Indonesia Hasil Kolaborasi BRI dan Majoo

Kupas News, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berkolaborasi dengan PT Majoo Teknologi Indonesia (Majoo) untuk memudahkan transaksi non tunai...

Ombudsman RI: Pemerintah Harus Kaji Ulang Regulasi MyPertamina

Kupas News, Kota Bengkulu - Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Bengkulu, Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika menemukan fenomena dimana hampir diseluruh SPBU yang...

Polres Mukomuko Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Program Bantuan PIID-PEL

Kupas News, Mukomuko - Polres Mukomuko secara resmi menetapkan Agus Setiawan selaku Direktur Bumdes Anak Negeri Pasar Bantal sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana...

Terbaru