oleh

Biadab, Bandot Tua Ini Tega Gagahi Anak Kandung Selama 8 Tahun

Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Seorang bandot tua asal Kecamatan Merigi, inisial US (50), tega menggahi anak kandungnya Kuncup (nama samaran). Mirisnya, perbuata biadab itu sudah dilakukan selama 8 tahun atau sejak korban duduk dibangku kelas 3 SD, dan sudah diketahui oleh isterinya inisial SW sekitar 2 tahun yang lalu.

Terungkapnya perbuatan biadab US ini, setelah SW melaporkan ke Polsek Ujan Mas, pada Senin (16/3/2015). Sebab SW nekat melaporkan ke Polsek Ujan Mas, terkait sudah diketahui SW sekitar 2 tahun lalu, setelah US mau menjual rumah mereka.

“Karena ibu korban tidak setuju, terjadilah cek cok mulut. Tidak berdaya, akhirnya ibu korban nekat melaporkannya ke kita,” terang Kapolres Kepahiang AKBP Iskandar ZA melalui Kapolsek Ujan Mas Iptu, Agustam, Selasa (17/3/2015).

Menurut Agustam, SW memergoki perbuatan biadab US terhadap korban, sebanyak 3 kali. Hanya saja, SW tidak bisa berbuat banyak lantaran diancam akan dibunuh oleh US, jika sampai membocorkan perbuatannya tersebut.

“Dari keterangan yang kita peroleh, terduga pelaku melakukan aksinya hampir di setiap ada kesempatan, terutama disaat istrinya sedang berada diluar rumah,” jelas Agustam.

Agustam menambahkan, US mengakui perbuatannya dilakukan pertamakalinya di tahun 2007 lalu. Terakhir kali, pada Februari 2015.

“Perbuatan yang diantaranya dilakukan dalam kamar dan depan televisi itu (Rumahnya,red), diakuinya sudah sangat sering sekali. Dalam melancarkan aksinya, US dengan cara memaksa dan mengancam Korban,” jelas Agustam lagi.

Disinggung tentang kondisi korban yang tidak pernah hamil, diketahui jika US yang sekarang ini sudah ditetapkan sebagai tersangka, selalu menumpahkan spermanya di luar disetiap selesai berhubungan.

“Pengakuan tersangka atas perbuatan biadabnya itu, berdalih tidak mendapatkan kepuasan bathin, karena istrinya kerap menolak ketika diajak untuk berhubungan suami istri, ” kata Agustam.(slo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four + 7 =

News Feed