oleh

Bocah 5 Tahun Nyaris Ditelan Ular Piton

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Bocah berusia 5 tahun, Rafli, warga Desa Sosokan Taba, Kecamatan Muara Kemumu, nyaris ditelan seekor ular piton. Peristiwa yang menggegerkan warga ini terjadi di sebuah pondok di kawasan perkebunan kopi Desa Damar Kencana, yang juga berada di wilayah Kecamatan Muara Kemumu.

Berdasarkan informasi, ketika itu Rafli tengah tertidur pulas bersama kedua orang tuanya, Frengki (25) dan Nita (22). Ular berdiamater sekitar 15 centimeter dan panjang hampir 10 meter itu diketahui sudah melilit sebagian tubuh atau dari kaki hingga leher bocah.

Melihat kejadian itu, kedua orang tua bocah terkejut bercampur cemas dan langsung bertindak cepat menyelamatkan anak semata wayangnya dengan cara memegang bagian kepala ular dan membacoknya menggunakan sebilah parang.

“Beruntung anaknya (Rafli) bisa diselamatkan. Ular itu pun berhasil mereka bunuh dengan menggunakan sebilah parang,” terang salah seorang warga, Zainal, yang juga merupakan anggota DPRD Kepahiang ini.

Kedua orang tua korban dalam menyelamatkan anaknya, diinformasikan terlibat pertarungan sengit dalam waktu hingga belasan menit. Ular akhirnya terbunuh setelah si ibu berhasil memenggal kepala ular.

“Informasi yang saya dapat, ibu si bocahlah yang berhasil memenggal kepala ular itu dengan parang. Sedangkan informasi luka pada tangah ayahnya karena menahan atau memegang bagian kepala ular,” lanjutnya.

Selamat dari ular, bocah kemudian dilarikan ke RSUD Kepahiang untuk mendapatkan perawatan.

“Pasien akibat dililit atau digigit ular sudah pulang ke rumah,” sampai Dirut RSUD Kepahiang, Tajri Fauzan. (slo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

16 − 2 =

News Feed