oleh

Bupati Bengkulu Tengah Targetkan Tiga Kali Panen

Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli menggelar panen raya
Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli menggelar panen raya

Bengkulu Tengah, kupasbengkulu.com – Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli, menargetkan dalam satu tahun tiga kali panen raya untuk persawahan di daerah itu.

Target tiga kali panen dalam setahun dicanangkan guna mencapai swasembada pangan nasional dalam waktu tiga tahun kedepan.

Sehingga jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan fokus memperhatikan proses penanaman padi diseluruh daerah itu. Supaya hasil yang didapat maksimal dan Benteng menjadi daerah lubung padi penyumbang swasembada nasional

Hal ini disampaikan Bupati Bengkulu tengah, bahwa program pemerintah pusat, dan TNI Manunggal dengan rakyat termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) untuk meningkatkan hasil penan (Padi). Sehingga kedepan mulai dari penanaman, pemilihaan dan hingga panen harus kita perhatikan agar hasil maksimal.

“Ini capaian masyarakat Bengkulu Tengah, kalau bisa satu tahun 3 kali penan raya tersebut,” kata bupati

Ferry mengungungkapkan seluruh masyarakat terutama untuk pemilik lahan persawahan supaya tidak melakukan alih fungsi lahan dengan menanam komoditas pertanian lainya.

“Harapakan saya bertanamlah padi, karena kita programkan untuk pembangunan irigasi dari Pemda hingga pusat. Kalau untuk sawit itu menyerap air banyak, apa lagi menanamnya tanggung-tanggung maka hasilnya sedikit dan tidak mencukupi ekonomi keluarga. Jadi tetaplah tanam padi,” ujar Ferry.

Kedepan pihaknya akan lebih mengintenskan penyuluhan petani supaya dapat melaksanakan penanaman dan pemelihaan dengan baik supaya hasilnya dapat maksimal dan Bengkulu Tengah mendapi lumbungan padi dan membantu
pencapaian target Pemerintah Pusat.

“Apalagi sekarang ini sudah ada protap TNI dan Pemerintah berkerjasama untuk mewujudkan itu. Kita harapkan Benteng lumbung padi, kita arahakan bentul petani kita dari pembibitan pemupukan dan pemeliharaan penyuluh pertanian benar-benar turun,kelapangan untuk mengetahui apa kandala para petani tersebut.(adk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

14 − five =

News Feed