oleh

Desa Sukarami Bakal Bangun Bendungan

3
Bengkulu Selatan, Kupasbengkulu.com– Ketua DPRD Bengkulu Selatan,  Yevri Sudianto bersama Dinas PU, Dishut & ESDM, PDAM Tirta Manna dan pihak perencanaan BWS Sumatera VII, mengecek langsung lokasi pembangunan bendungan kawasan Batu Balai Desa Suka Rami, Kecamatan Air Nipis, pada Jumat (29/04/2016).

Selama ini, krisis air bersih sering terjadi diwilayah Bengkulu Selatan,  saat musim kemarau tiba. Apalagi tidak ada solusi dari Pemdakab, untuk mengatasi persoalan tersebut. Bahkan PDAM Tirta Manna yang menjadi BUMD pemasok air bersihpun, tidak mampu mengatasi masalah ini.

Konon alasannya,  kucuran dana APBN yang dialokasikan pemerintah ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII, untuk pembangunan bendungan di kawasan Batu Balai Desa Suka Rami, Kecamatan Air Nipis, disambut antusias warga.

Dengan dibangunnya bendungan, maka PDAM akan mendapat pasokan air yang melimpah, sehingga distribusi air kemasyarakat tidak akan menemui kendala lagi seperti  selama ini.

Ketua DPRD Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto saat mengecek lokasi bakal bendungan mengatakan, dirinya sangat mendukung pembangunan bendungan ini. Soalnya pasokan air bersih menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat.

“Jadi memang harus segera dipenuhi,” kata Yevri.

Sumber Air Baru
Pjs Dirut PDAM Tirta Manna, Benni antusias akan pembangunan bendungan itu. Jika nantinya pembangunan sudah selesai, maka pihaknya akan mengambil pasokan air dari situ, kemudian didistribusikan ke tempat pengolahan, sebelum disalurkan ke mesin induk yang rencanantya akan diletakan di Kawasan Pintu Langit Kecamatan Kota Manna.

“Jika bendungan ini sudah jadi, kami akan membuat pipa untuk penyaluran. Setelah itu, airnya akan dinaikan ke Pintu Langit. Daerah itu dipilih, karena letaknya tinggi. Sehingga memudahkan untuk distribusi air ke seluruh wilayah Bengkulu Selatan,” papar Benni.

Sementara dari pihak BWS Sumatera VII, Bayu mengaku, pembangunan bendungan akan dilakukan dalam tahun ini, jika semua rekomendasi izin sudah diselesaikan Pemda Bengkulu Selatan.

“Lahan disini sudah masuk kawasan hutan lindung. Kami minta izin rekomendasi dulu dari Pemda, setelah itu baru pengerjaan akan dimulai. Kalau semua sudah selesai, dalam tahun ini bisa dimulai. Tapi kami targetkan paling lambat 2018,” ujarnya.

Menanggapi harapan dari pihak BWS Sumatera VII, Dishut ESDM yang hadir dalam pemantuan kemarin memastikan, pihaknya siap memberikan izin tersebut. Artinya pembangunan bendungan akan segera dimulai dalam waktu dekat. (ade)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed