Rabu, Agustus 17, 2022

Dewan Tinjau Lokasi Longsor Batu Kalung

Baca selanjutnya

Anggota DPRD Kepahiang

kupasbengkulu.com – Bencana longsor yang memutuskan irigasi di Desa Batu Kalung, Kecamatan Muara Kemumu, menarik perhatian DPRD Kepahiang. Untuk itu, sejumlah anggota dewan berencana meninjau ke lokasi pada hari ini, Kamis (4/9/2014).

“Kita dari anggota dewan sudah mendapatkan informasi longsor itu, Rabu (3/04/2014) kemarin. Hari ini kita akan meninjau lokasi tersebut,” kata Wakil Ketua I DPRD Kepahiang, Andrian Defandra.

Meskipun mengaku belum mengetahui secara persis kondisi pasca bencana itu terjadi, Adrian mengharapkan, pihak terkait cepat tanggap untuk mengatasi kebutuhan air lahan usaha padi warga desa setempat.

“Memang dari BPBD sedang mengupayakan hal itu. Tapi, kita minta segera realisasinya. Menyangkut banyak lahan usaha padi sawah yang pastinya memerlukan air, ” kata Andrian.(cr11)

Harga Sawit Merangkak Naik, Cangkang Sawit Jadi Nilai Tambah

Kupas News, Bengkulu – Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Bengkulu ditetapkan terendah Rp1.511 dan Harga Tertinggi Rp2.020 per Kg dengan toleransi harga...

Keluarga Korban Sodomi Polisikan Oknum Pensiunan ASN

Kupas News, Rejang Lebong – Unit Reskrim Polsek Bermani Ulu Polres Rejang Lebong menangkap seorang oknum pensiunan Aparatur Sipil Negera (ASN) di Kabupaten Rejang...

Kanwil Kemenkumham Bengkulu Sosialisasikan Kekayaan Intelektual Manusia

Kupas News, Bengkulu – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Bengkulu Erfan mengatakan, kekayaan intelektual adalah hak yang...

54 Paskibraka Bengkulu Siap Kibarkan Merah Putih 17 Agustus Besok

Kupas News, Bengkulu – Setelah melalui seleksi dan pemusatan latihan, sebanyak 54 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bengkulu Tahun 2022 dikukuhkan Gubernur Rohidin...

Garda Rafflesia Minta APH Usut Proses Lelang Puskesmas Pondok Suguh

Kupas News, Bengkulu – Proses lelang Renovasi-Penambahan Ruang Persalinan Puskesmas Pondok Suguh Tahun 2022 di Dinas Kesehatan Mukomuko turut menjadi perhatian aktivis lembaga swadaya...

Terbaru