oleh

Dibacok Rampok, Uang Sales Senilai Rp 20 Juta Raib

Korban rampok

kupasbengkulu.com – Belum terungkap kasus perampokan yang dialami Suratman Panca Putra (27), karyawan PT Pegadaian Manna, di Jalan lintas Padang Meribungan pada 29 Juni lalu. Hari ini Selasa (15/7/2014) sekitar pukul 16.12 WIB, giliran Arif Harlendi (22) warga Gang Melati Kecamatan Kota Manna menjadi korban aksi perampokan. Sales PT Garuda Food ini juga harus mendapat perawatan intensif di RSHD Manna, setelah mengalami dua luka bacok di lengan tangan kanannya akibat dibacok dua orang pelaku rampok.

Korban dirampok di Jalan Tebat Serai menuju jalan dua jalur. Pelaku yang berjumlah dua orang menggendarai sepeda motor Yamaha Vega warna putih dan bersenjata tajam itu, berhasil membawa kabur uang tunai hasil korban menagih ke pelanggan sekitar senilai Rp 20 juta yang diletakkan korban di dalam tas ransel.

“Saya barusan sudah menagih nasabah, uang yang ada dalam tas saya sekitar Rp 20 juta,” ujar Arif sambil mengeluh kesakitan.

Peristiwa tersebut berawal ketika korban sendiri mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol BD 6632 BV miliknya, melaju dari arah Tebat Serai Kelurahan Padang Kapuk menuju jalan dua jalur, sekitar pukul 16.12 WIB. Saat itu kondisi jalan memang sepi, korban tidak sadar jika saat itu dia telah dibuntuti dua orang pelaku mengendari sepeda motor yamaha Vega warna putih.

Tiba-tiba saja dari arah belakang, salah seorang pelaku yang duduk dibelakang langsung menyabetkan senjata tajam jenis pisau ke tangan kanan korban, yakni dibagian lengan bawah dan pundak.

Diduga, kedua pelaku mengetahui korban membawa uang tunai cukup besar. Pasalnya, setelah korban terjatuh akibat terkena sabetan senjata tajam. Kedua pelaku tidak mengambil sepeda motor korban. Melainkan langsung merebut tas ransel korban dan langsung mengambil uang tunai sebesar Rp 20 juta yang dibungkus dengan plastik.

Sementara korban yang terjatuh dan terjepit motor tidak dapat berbuat banyak melihat uang tagihan pelanggannya diembat dua orang pelaku.

“Motornya vega, tidak jelas berapa Nopolnya. Kedua pelaku pakai helm, yang belakang saya ingat pakai baju warna hitam,” beber Arif.

Usai berhasil merampas uang yang dibawa korban, kedua pelaku langsung kabur ke arah Kantor Bupati Bengkulu Selatan. Sementara korban tak lama kemudian diselamatkan warga yang melintas. Padahal, sebelumnya korban pernah melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Supra X nopol BD 2764 YA dibawa kabur oleh orang yang baru dikenalnya pada 26 Juni lalu.
“Belum ketemu sepeda motor kemarin, sekarang kena musibah lagi,” keluhnya.

Sementara itu, aparat Polres Bengkulu Selatan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) . Setelah meminta keterangan saksi dan korban, Tim Buser Polres Bengkulu Selatan langsung melakukan penyisiran memburu pelaku. Petugas sedang mempelajari peristiwa ini dan masih memburu kedua pelaku.

“Diimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terutama disaat melintas di jalan sepi, mengingat tingkat kriminalitas sekarang meningkat,” ujar Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Abdul Muis SIK melalui Kasat Reskrim AKP Farouk Oktora SH, SIK didampingi penyidik Brigpol Suharno.(tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed