oleh

Dinas Pendidikan Data Guru yang Tak Bersedia Mengajar di Lembak

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria

kupasbengkulu.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong, melakukan pendataan para guru yang bersedia dan tidak mengajar di wilayah Lembak, sebagaiamana tuntutan unjuk rasa ribuan guru di daerah itu beberapa waktu lalu, karena merasa tak aman saat melaksanakan tugas.

“Soal pindah memindah itu bukan tugas kami, sesuai kesepakatan aksi itu, kami hanya diberi tugas untuk mendata guru yang ingin pindah dan tidak dari wilayah lembak, tidak ada dalam kesepakan itu ingin dipindah, kami hanya diberi lima hari utuk pendataan guru, dan kami siap,” kata Kepala Dinas Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Effendi, Kamis (13/2/2014).

Dikatakan  Zakaria, saat ini pihaknya telah memberikan edaran ke seluruh kepala sekolah di Rejang Lebong untuk di data.

“Sesuai kesepakatan, hari Senin pekan depan, akan kami serahkan hasil pendataan itu ke bupati , soal keputusan pindah, itu kewenangan beliau dan Baperjakat,” tambah Zakaria.

Dibagian lain, pertimbangan lain untuk mengkaji ulang alasan perpindahan guru dari wilayah lembak terutama alasan keamanan merupakan pertimbangan yang tetap, sebab kalau itu semua diakomodir, maka wilayah lembak terancam kekurangan guru.

“Iya kalau banyak yang ingin mengajar di wilayah lembak, dan juga, kalau banyak yang ingin keluar dari lembak, mau kita tempatkan dimana, kemudian bagaimana terhadap guru sertifikasi, kalau dipindahkan kecurup, jelas ada yang keberatan karena bakal ada yang tidak kebagian jam mengajar , itu harus dipertimbangkan juga,” kata Zakaria. (one)

Rekomendasi