Selasa, Mei 17, 2022

Dosen Unib Temukan Pakan Unggas Dari Daun Katuk

Baca selanjutnya

Prof. Urip Santoso, dosen jurusan peternakan Universitas Bengkulu
Prof. Urip Santoso, dosen jurusan peternakan Universitas Bengkulu

kupasbengkulu.com – Prof. Urip Santoso, dosen jurusan peternakan Universitas Bengkulu menemukan pakan alternatif unggas berbahan daun katuk (Souropus androgynus).

“Pakan unggas berbahan daun katuk ini dipakai untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas unggas, terutama ayam pedaging, ayam petelur, itik petelur, dan burung puyuh,” ujarnya.

(baca juga: Dosen Unib Ciptakan Pakan Ternak dari Lumpur Sawit)

Pemberian pakan tidak serta merta dengan daun katuk yang masih mentah. Daun katuk harus diolah dulu menjadi serbuk (tepung) atau ekstrak (saripati).

Proses pembuatan serbuk atau tepung daun katuk, yaitu dengan cara dikeringkan, lalu ditumbuk sampai halus. Proses ekstrasi dilakukan dengan cara mengekstraknya dengan media berupa air, metanol, heksan, atau etanol.

Daun katuk dalam bentuk tepung digunakan untuk campuan pakan itik petelur dengan komposisi 2.5 gram per kilogram pakan.

Sedangkan untuk daun katuk berbentuk ekstrak digunakan untuk campuran pakan ayam petelur sebanyak 9 gram per kilogram. Sedangkan untuk ayam pedaging dicampurkan sebayak 4.5 gram per kilogram.

“kelebihan penggunaan pakan ini, yaitu produktivitas ayam pedaging, ayam petelur, dan itik meningkat 20 – 30 persen,” tambahnya.

Selain itu, kualitas daging dan telur jadi meningkat. Kandungan lemak dan kolesterolnya jadi lebih rendah.

Daun katuk adalah jenis sayuran yang kaya akan antimikroba dan antioksidan. Antimikroba dalam dalam katuk dapat meminimalisir jumlah bakteri E-coli dan salmonella yang menjadi sumber penyakit saluran pencernaan unggas maupun manusia. Antioksidan pada daun katuk juga meminimalkan proses oksidasi di dalam daging dan telur yang  dikonsumsi, sehingga lebih menyehatkan dan mengurangi resiko penyakit kanker.

Campuran pakan atau suplemen ini dikemas menjadi dua merek berbeda, dengan formula tertentu. Nama suplemennya yaitu meat designer (suplemen khusus unggas pedaging) dan eggs designer (suplemen khusus unggas petelur). (cr2)

Masuk Masjid Bayar Rp5 Ribu, Mantan Bupati Pessel: Ini Memalukan

Kupas News, Pesisir Selatan - Memalukan. Itulah kata menohok yang keluar dari bibir mantan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, setelah menanggapi unggahan video salah satu...

Wanita Penyuka Sesama Jenis Cabuli Temannya Sendiri

Kupas News, Bengkulu Utara - Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara mengamankan 1 orang warga Bengkulu Utara terduga pelaku tindak pidana pencabulan terhadap...

Tahun Depan RSUD M. Yunus Sediakan Program Kesehatan Jantung

Kupas News, Bengkulu - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui RSUD M Yunus Bengkulu berkomitmen, di tahun 2024 siap melayani pasien penyakit jantung (kardiovaskular) secara...

Pembangunan Gedung Utama Polda Bengkulu Dilanjutkan

Kupas News, Bengkulu - Polda Bengkulu menggelar tasyakuran doa bersama pengembangan gedung utama Mapolda Bengkulu, Jumat (13/05). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen...

Mulai Besok Sistem akan Potong Gaji ASN yang Bercerai

Kupas News, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Ketua Pengadilan Agama Bengkulu dan Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Pertukaran data...

Terbaru