Beranda DAERAH BENGKULU SELATAN Empat Unit Alat Berat Dinas PU Bengkulu Selatan jadi ‘Besi Buruk’

Empat Unit Alat Berat Dinas PU Bengkulu Selatan jadi ‘Besi Buruk’

0
alat berat
Alat berat milik Dinas PU Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Sembilan unit alat berat milik Dinas Pekerjan Umum (PU) Kabupaten Bengkulu, sepanjang tahun 2014 hanya menghasilkan PAD sekitar Rp 100 Juta, dari capaian target PAD Rp 135 Juta.

Sementara di tahun 2013 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan, menganggarkan dana untuk pembelian empat unit alat berat baru, dengan dana sekitar Rp 4 Miliar. Namun, sejak dibeli hingga tutup anggaran tahun 2014, empat unit alat berat diduga tidak dimanfaatkan. Hal ini ditandai dengan adanya pemarkiran alat berat di workshop Dinas PU, di Desa Pagar Dewa Bengkulu Selatan. Bahkan, alat berat jenis Loader, Wales Vibro dan Excavator tersebut nantinya akan menjadi ‘besi buruk’.

Kepala UPTD Workshop Dinas PU Bengkulu Selatan Jahirwan, dikonfirmasi kupasbengkulu.com membenarkan, jika empat unit alat berat yang dibeli tahun anggaran 2013 itu belum sama sekali menghasilkan PAD.

”Bagaimana mau menghasilkan uang, dipakai saja tidak,” kata Jahirwan.

Ia menambahkan, saat ini pihak Dinas PU melalui UPTD Workshop hanya menjalankan atau memkai alat berat yang lama. Menurut Jahirwan, ketidakberhasilan dalam mencapai target tersebut dikarenakan alat berat yang lama, seringnya rusak karena termakan usia. Sedangkan alat berat yang baru 4 unit tersebut belum bisa dipakai lantaran perda yang dipakai masih menggunakan perda lama.

”Total alat berat yang kita miliki sebanyak ada 9 unit. Tiga unit Wales tahun 1981, satu unit Supel, 2 unit Wales tahun 2007, ditambah 4 unit alat berat yang baru pengadaan tahun 2013 yakni Excavator 1 unit, Doser 1 unit, Wales Vibro 1 unit serta 1 unit Loader,” terang Jahirwan.

Sementara itu, Kadis PU Bengkulu Selatan Amat Waip, saat dihubungi kupasbengkulu.com untuk dikonfirmasi mengenai tidak dipakainya 4 unit alat berat, yang baru tersebut melalui via telepon genggamnya, enggan menjawab telepon. Sementara saat dihubungi via Short Message Service (SMS), dirinya pun enggan membalas, terkait hal tersebut.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Dinas PU Bengkulu Selatan Suparjo, saat dihubungi via telepon genggamnya, enggan berkomentar.(tom)