Sabtu, Desember 10, 2022

Fenomena Demo di Sekolah, Ada Apa Dengan Pendidikan di Bengkulu Tengah?

Baca selanjutnya

Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Nasional Bengkulu Tengah, Darpin Bustami.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Nasional Bengkulu Tengah, Darpin Bustami.

kupasbengkulu.com – Demonstrasi di SMAN 5 Bengkulu Tengah, Kecamatan Karang Tinggi menambah rentetan kisah hitam dunia pendidikan Bengkulu Tengah. Sebelumnya, Bengkulu Tengah tercatat sebagai kabupaten dengan tingkat kelulusan terburuk di Provinsi Bengkulu, ditambah lagi dengan demonstrasi masyarakat di SMAN 4 Pagar Jati, kali ini berlanjut dengan aksi serupa, namun oleh siswa di SMAN 5. Kejadian terakhir berakhir dengan dinon aktifkannya kepala sekolah.

Melihat rentetan kejadian ini, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Nasional setempat, Darpin Bustami mengaku sedikit dipusingkan. Belum lagi selesai dengan urusan besarnya persentase siswa yang tidak lulus, malah dilanjutkan lagi dengan aksi masyarakat di SMAN 4 Pagar Jati.

Darpin menyatakan, perlu adanya pembenahan disemua lini untuk pengembangan pendidikan di kabupaten ini. Bupati setempat sendiri sudah memberikan arahan untuk adanya evaluasi, sedangkan semakin hari, ada saja kejadian yang terjadi di dunia pendidikan.

“Kita tentu harus evaluasi semua kinerja mulai dari kepala sekolah, tenaga pendidik hingga fasilitas pendidikan. Selanjutnya, baru kita perbaiki dari segi peserta didik,”jelasnya.

Pencopotan kepala sekolah, lanjut Darpin, bukan jalan keluar yang tepat untuk masalah yang terjadi di kabupaten ini. Setiap kepala sekolah tentu punya program sendiri, yang baru bisa dilihat hasilnya dalam hitungan tahun. Penggantian kepala sekolah dengan mendadak tentu akan membuat program tersebut tidak akan berjalan dengan baik. Non aktifnya kepala sekolah SMAN 5 Bengkulu Tengah adalah pengecualian, mengingat determinasi dari siswa kepadanya sudah begitu besar.

Sementara itu, terkait evaluasi pendidikan dan juga rumor mutasi kepala sekolah dan guru, di Bengkulu Tengah, kepala Dinas Pendidikan setempat, Mezuar S.Sos justru tidak ingin memberikan komentar. Mezuar menyerahkan semuanya kepada Bupati setempat dan memilih diam.

“Tanya sama bupati saja,”pungkasnya. (vai)

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Kupas News, Jakarta - Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers...

Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response...

Janda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah program Baznas di Desa Kandang, Seberang Musi, Kepahiang, Rabu, 7 Desember 2022,...

Problem Solving Kepolisian Mediasi Dua Perempuan Terlibat Kasus Penganiayaan

Bhabinkamtibmas Polsek Taba Penanjung saat menggelar kegiatan problem solving kepolisian, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok Kupas News, Bengkulu Tengah - Mencoba melakukan mediasi sebagai...

Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bengkulu

Kepala Bea Cukai Provinsi Bengkulu Ardhani Naryasti bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kantor Bea Cukai provinsi Bengkulu, Kamis,...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru