Beranda DAERAH BENGKULU TENGAH Jalan Lintas Bengkulu Tengah-Kepahiang Rawan Bencana

Jalan Lintas Bengkulu Tengah-Kepahiang Rawan Bencana

0

Pohon tumbang d lintas Bengkulu Tengah-Kepahiang

kupasbengkulu.com – Pengendara, terutama sepeda motor harus lebih berhati-hati ketika melalui perjalanan dari Kepahiang menuju ke Kota Bengkulu bila hari hujan. Beberapa titik di Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, sudah semakin mengkhawatirkan. Setelah bencana longsor yang memindahkan tanah hampir seratus meter kubik ke badan jalan malam tadi (2/5/2014) sekitar pukul 18.30 WIB, ditambah lagi dengan beberapa pohon besar hingga batang bambu yang berjatuhan kebadan jalan.

Tidak hanya itu, derasnya hujan yang mulai turun pada pukul 18.00 WIB di sekitar wilayah Kecamatan Taba Penanjung malam tadi juga membuat badan jalan digenangi air yang berarus deras. Parahnya, aliran air itu mengarah kejurang pinggir jalan. Sehingga, bila tidak berhati-hati, maka pengendara motor bisa saja terseret kejurang.

Pantauan kupasbengkulu.com di lapangan, perjalanan di sekitar Taba Penanjung Malam tadi sudah semakin mengkhawatirkan. Pasca longsor, warga seetempat bersama-sama menyingkirkan tanah yang berada dipinggir jalan. Sedangkan untuk arus deras yang bisa saja menyeret pengendara, tidak dilakukan penanganan. Kepala Desa Bajak, Maryanto menyatakan bahwa ia mengingatkan kepada siapapun yang akan melewati wilayah desa tersebut untuk memperhatikan cuaca.

“Bila hari hujan, lebih baik tidak usah lewat dulu, karena terlalu berbahaya,” jelas Kades.

Terkait arus di badan jalan, juga diakui akibat hujan yang terlalu deras. Hal ini juga masih berkaitan dengan hutan wilayah Bengkulu Tengah yang semakin gundul. Karena kehilangan penyeimbang, air bah tumpah kemana-mana.

“Air di jalan juga begitu bahaya, karena arusnya deras,” tambahnya.

Warga berhasil memindahkan separuh dari tanah yang jatuh pada malam tadi, kemudian dilanjutkan lagi pada pagi ini. Terkait itu, Maryanto mengisahkan bahwa hal ini sudah hal biasa bagi mereka. Pasalnya, setiap musim hujan tiba, maka longsor, banjir dan pepohonan tumbang akan secara bergantian menghantam badan jalan etersebut.

“Yang kami khawatirkan adalah pengendara, juga diri kami sendiri,” pungkasnya. (vai)