oleh

Kilas Balik Legenda Kali Kucur, Tujuh Mata Air di Rejang Lebong

kali kucur
Dua dari tujuh mata air Kali Kucur, Desa Timbul Rejo, Curup

kupasbengkulu.com – Al kisah, sekitar tahun 1918, seorang tentara Inggris dibunuh oleh pimpinannya sendiri ketika sedang bertugas di wilayah Rejang Lebong. Sebelum meninggal, tentara Inggris ini meminta jika ia meninggal, dikuburkan di dekat Kali Kucur, Kelurahan Timbul Rejo, Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong sekitar 3 kilometer (km) dari pusat kota.

Setelah itu, kerap terjadi banyak kejadian mistik, tapi yang paling fenomenal adalah penampakan sepasang ular raksasa diatas lubang yang dianggap sebagai kuburan sang tentara Inggris tersebut. Hebatnya, kedua ular tersebut punya sisik yang berwarna seperti kulit harimau.

Kisah ini didapatkan kupasbengkulu.com, dari Sutarno (72) warga sekitar yang sudah hampir setengah umurnya dihabiskan di wilayah itu.

Sutarno menceritakan, selain ada tujuh mata air, kisah dua ular besar bersisik mirip kulit harimau juga cukup melegenda di Kali Kucur.

“Bahkan, ada banyak warga yang sempat melihat ular tersebut ketika melintasi wilayah ini di malam hari, termasuk saya, seperti kisah mistik pada umumnya, setelah dilihat ketika didekati ular tersebut mukswa (hilang sekejab),” terang Sutarno.

Tempat ini paling sering dikunjungi pada malam hari. Tidak diseluruh malam, tetapi hanya pada malam-malam “spesial” seperti malam jumat kliwon, tanggal 1 Suro dan sebagainya.

Umumnya, pengunjung datang diam-diam dan membawa bermacam sesajen. Roh yang “menunggu” tempat ini adalah penjelmaan dari roh sang tentara Inggris yang dikenal bernama “Suro Begolo”.

“Tentara Inggris tersebutlah yang dikenal sebagai Suro Begolo, yang sering menjelma menjadi ular raksasa,” lanjut Sutarno.

Sutarno mengisahkan, hanya perantara saja disini bagi warga yang ingin melakukan semedi. Hingga saat ini, ia dipercaya sebagai juru kunci Kali Kucur yang bertugas mengantarkan warga yang ingin semedi.

Kehebatan lain Kali Kucur adalah, mata airnya terus mengalir meskipun musim kemarau. Selain itu, Kali ini adalah satu-satunya aliran air deras di Rejang Lebong yang berasal dari mata air sendiri.

Soalnya, selain Kali Kucur ini, mayoritas aliran air di Rejang Lebong adalah peranakan dari Sungai Musi. Tapi ada satu hal yang unik tentang tempat keramat ini.

“Paling banyak yang datang ke sini adalah untuk meminta nomor togel,” pungkasnya sambil tersenyum.

Penulis : Adhyra Irianto, Kabupaten Rejang Lebong.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed