Selasa, Oktober 4, 2022

KKP Kucurkan Rp 23,3 M Untuk Nelayan Bengkulu

Baca selanjutnya

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo menyerahkan bantuan sebesar Rp.23,3 Miliar kepada Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Rinaldi, Sabtu (08/02).
Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo menyerahkan bantuan sebesar Rp.23,3 Miliar kepada Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Rinaldi, Sabtu (08/02).

kupasbengkulu.com – Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah dan terus memberikan perhatian dan dukungan anggaran baik melalui anggaran pendapatan belanja Negara (APBN) maupun dana alokasi khusus (DAK) untuk pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah. Salah satunya Provinsi Bengkulu, pada Tahun 2014 ini KKP telah mengalokasikan kegiatan dan anggaran sebesar Rp 23,3 Milyar, Ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo, pada kunjungan kerja di PPP Pulau Baai, Bengkulu, Sabtu (08/02).

Sharif mengatakan, adapun tujuan dan manfaat dari program bantuan  untuk wilayah pesisir di barat Sumatera ini diantaranya, untuk meningkatkan produksi, mutu hasil tangkapan dan produktivitas nelayan dengan menerapkan teknologi penangkapan yang ramah lingkungan. “Program ini secara langsung juga untuk meningkatkan masyarakat berpenghasilan rendah (dalam hal ini nelayan) dan untuk menjamin keberlanjutan usaha penangkapan ikan skala kecil(nelayan tradisional),”ujarnya.

Sharif menambahkan, KKP berupaya mendorong kegiatan investasi usaha baik on farm maupun  off farm. Apalagi, pasar domestik masih terbuka luas. Dimana, jumlah penduduk Indonesia sebanyak 237,6 juta jiwa dan di asumsikan sekitar 80 persen mengkonsumsi ikan sebanyak 31,64 kg/kapita/tahun.

Sedangkan untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan nasional, kata Sharif, KKP telah menginisiasi pembentukan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (FORIKAN) sejak 2006. Dengan tujuan, agar implementasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) dapat lebih masif dan baik lagi. Yang kedua, mendorong peningkatan gizi masyarakat melalui konsumsi ikan. Lanjutnya, ikan diharapkan menjadi salah satu sumber protein utama dalam pola budaya dan konsumsi masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Bengkulu, Ir Rinaldi,MM mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan terhadap masyarakat Provinsi Bengkulu, khususnya para nelayan. Dengan adanya kucuran dana itu, diharapkan akan dapat meningkatkan perekonomian para nelayan.

“Semoga dengan bantuan ini akan dapat lebih meningkatnya sektor kelautan di Provinsi Bengkulu dan kami juga  berharap, kedepannya akan lebih besar dan banyak lagi bantuan yang diberikanKementrian Kelautan dan Perikanan untuk Bengkulu ini. Dimana masih banyak potensi dari sektor Kelautan dan Perikanan yang dapat lebih dikembangkan,” ujar Rinaldi.  (***)

Ketua Komisi II Ingin Bengkulu Jadi Lumbung Atlet Terbaik

Kupas News, Kota Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP berharap Bengkulu ke depan dapat menjadi daerah lumbung atlet...

Pemprov Bengkulu Minta Bhabinkamtibmas Ikut Sosialisasikan Migrasi TV Digital

Kupas News, Kota Bengkulu – Sebagai aparat kepolisian yang dekat dengan masyarakat, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kepada jajaran Bhabinkamtibmas untuk pro aktif mensosialisasikan...

Gubernur Rohidin Buka Kejurda Atletik Pelajar Se-Provinsi Bengkulu

Swafoto Gubernur Rohidin (tengah kanan memakai celana jeans biru) usai Buka Kejurda Atletik Pelajar Se-Provinsi Bengkulu di Stadion Sawah Lebar Kota Bengkulu, Senin, 3...

Polisi Tangkap 3 Orang Resepsionis Kafe yang Terlibat Perdagangan Anak

Kupas News, Kota Bengkulu - 3 orang pelaku dugaan perdagangan orang atau eksploitasi seksual anak dibawah umur ditangkap Satreskrim Polres Bengkulu, Minggu (2/10) dinihari. Dari...

Presiden dan MK Harus Menolak Intervensi Penggantian Hakim Aswanto

Kupas Bengkulu - Peristiwa pemberhentian Hakim Konstitusi Aswanto yang kemudian memunculkan nama Guntur Hamzah selaku penggantinya oleh Komisi III DPR RI tidak melalui mekanisme...

Terbaru