Sabtu, Desember 10, 2022

Kuasa Hukum Tersangka Korupsi Replanting Sawit Minta Segera Disidangkan

Baca selanjutnya

Kupas News, Kota Bengkulu – Proses penyidikan dugaan korupsi program replanting kelapa sawit di Bengkulu Utara masih terus berjalan. Kejati Bengkulu sebelumnya telah menetapkan 4 orang pengurus Kelompok Tani Rindang Jaya sebagai tersangka berinsial AS, TT, S dan P. Keempatnya saat ini masih ditahan di Rutan Kelas IIB Malabero Bengkulu.

Aan Julianda selaku kuasa hukum dari keempat tersangka mempertanyakan proses penyidikan oleh Kejati Bengkulu yang dinilai lamban. Ia meminta agar perkara segera dilimpahkan ke pengadilan agar hak-hak hukum para tersangka segera terpenuhi.

Aan meminta penyidik tetap mengedepankan sikap Pro Justitia dan Due Proces of Law dalam menangani perkara. Hal tersebut sesuai ketentuan KUHAP Pasal 50 ayat 2 Pasal 50 ayat Ayat (2) menyatakan para tersangka berhak perkaranya segera dimajukan ke pengadilan oleh penuntut umum.

“Keempat tersangka ini sudah ditahan dan ditetapkan tersangka sejak 15 Juli 2022 lalu hingga saat ini perkara tersebut belum disidangkan. Artinya sudah 4 bulan proses penyidikan tetapi belum juga masuk ke meja persidangan. Hak hak para tersangka bukan hanya keadilan subtantif tapi juga keadilan prosedural,” jelas Aan dalam rilisnya, Selasa, (25/10).

Pihaknya selaku kuasa hukum memang telah menerima surat pemberitahuan perpanjangan penahanan dari penyidik. Perpanjangan tersebut sesuai dengan ketetapan PN Tipikor Bengkulu yang mana apabila penahanan melebihi 3 bulan harus diperpanjang sesuai keputusan pengadilan.

“Harapan kita segera ada kepastian hukum terkait perkara ini sehingga asas contante justitie terpenuhi. Asas ini menghendaki proses pemeriksaan tidak berbelit-belit dan untuk melindungi hak tersangka guna mendapat pemeriksaan dengan cepat agar segera didapatkan kepastian hukum. Berkaitan dengan materi perbuatan pidana mari kita buktikan di persidangan” kata Aan.

Reporter: Irfan Arief

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Kupas News, Jakarta - Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers...

Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response...

Janda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah program Baznas di Desa Kandang, Seberang Musi, Kepahiang, Rabu, 7 Desember 2022,...

Problem Solving Kepolisian Mediasi Dua Perempuan Terlibat Kasus Penganiayaan

Bhabinkamtibmas Polsek Taba Penanjung saat menggelar kegiatan problem solving kepolisian, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok Kupas News, Bengkulu Tengah - Mencoba melakukan mediasi sebagai...

Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bengkulu

Kepala Bea Cukai Provinsi Bengkulu Ardhani Naryasti bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kantor Bea Cukai provinsi Bengkulu, Kamis,...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru