oleh

Langgar Kode Etik, Panwaslu Kaur Disidang

kupasbengkulu.com – Terkait hilangnya 804 Surat Suara (Susu), saat Pemilu Legeslatif (Pileg) 9 April lalu, yang terjadi di TPS Talang Padang Kecamatan Padang Guci Hilir sebanyak 415 ‘susu’ untuk DPRD Kabupaten Kaur dan di TPS Tanjung Bunian sebanyak 369 ‘susu’ DPRD Provinsi. Dibantah, Ketua Panwaslu Kabupaten Kaur, Bambang Irawan,S.Sos. Sebab, berdasarkan klarifikasi dari KPU susu tersebut tidak hilang. Sementara, untuk 10 C1 plano yang hilang, kata dia, masih dalam pencermatan kembali KPUD Kaur, sebab sampai saat ini belum juga ditemukan.

”Klarifikasi dari KPUD Kaur mengenai surat suara itu tidak hilang. Tapi adanya kesalahan mengenai penghitungan saat akan didistribusikan. Sehingga timbul kekurangan,” bantah Bambang, Rabu (16/7/2014).

Secara terpisah, menyikapi hal tersebut, Ediansyah Hasan, bagian Divisi Hukum Penanganan Pelanggaran (DHPP) Bawaslu Provinsi Bengkulu menjelaskan, jika Panwaslu Kaur telah menyampaikan ke Bawaslu Provinsi dan sudah disampaikan ke Bawaslu Pusat, Jakarta. Hanya saja, masih menunggu panggilan sidang dari pusat.

”Mengenai hilangnya surat suara itu tidak ada hilang, itu diketahui setelah di klarifikasi laporan Panwaslu Kaur. Untuk C1 plano yang hilang merupakan kelalaian KPUD Kaur dan itu pelanggaran kode etik itu akan disidangkan,” tegas Ediansyah.

Untuk sanksi pelanggaran, kata dia, ada tiga jenis sanksi. Seperti, teguran tertulis, pemberhentian sementara dan sanksi pemberhentian tetap.(mty)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed