Jumat, Mei 24, 2024

Launching Container Export, Dorong Ekspor Produk Unggulan Bengkulu

Launching Container Export, Dorong Ekspor Produk Unggulan Bengkulu

Wed, 04/03/2024 – 11:04

Launching Container Export di PT. Pelindo II Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Rabu, 3 April 2024, Foto: Dok

Kupasbengkulu.com – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah membuka acara launching Container Export di PT. Pelindo II Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Rabu (3/4/2024).

Pelabuhan merupakan salah satu variabel utama penentu penggerak ekonomi daerah. Untuk melihat perkembangan suatu daerah dapat dilihat dari aktivitas pelabuhannya.

Gubernur Rohidin menyampaikan, kehadiran container export yang disiapkan oleh PT. Sinokor dan Heung A Line dan PT. Winarapan ini akan memperlancar aktivitas ekspor komoditi unggulan Bengkulu.

“Launching container export ini hanyalah bagian kecil dari proses penjang membangun ekonomi daerah yang tangguh dan mandiri. Oleh karena itu, saya mengharapkan para eksportir, pelaku usaha dan UMKM dapat bekerja sama untuk memanfaatkan kontainer yang telah disediakan ini,” ungkap Rohidin.

Dengan adanya kontainer ekspor ini, maka tidak akan ada double handling atau penanganan ganda, sehingga akan lebih efektif dan efisien.

Rohidin menambahkan, kehadiran fasilitas di pelabuhan ini harus didukung dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, terutama di jenjang pemerintah setempat.

“Ketika ada kebijakan baru dalam pergerakan perekonomian daerah, tolong disambut secara berjenjang. Informasikan ke kabupaten dan kota agar terjadi sinergi maksimal bersama bupati dan walikota untuk mencapai tujuan bersama,” tegas Rohidin.

Untuk diketahui, dari sembilan kabupaten dan satu kota, wilayah Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang merupakan daerah dengan potensi pertanian holtikultura dan perkebunan kopi. Pada tahun 2023 Rejang Lebong telah melakukan ekspor kopi ke Singapura melalui pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Di sisi lain, Kabupaten Mukomuko dan Bengkulu Tengah merupakan penghasil sawit dan karet. Pada tahun 2023 telah melakukan ekspor karet melalui pelabuhan Boom Baru, Palembang, Sumatera Selatan. Selama ini produk yang telah diekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu adalah batu bara.

General Maneger (GM) Pelindo Regional II Capt. S. Joko pihaknya menargetkan ekspor komoditi unggulan Bengkulu mencapai 200 ribu m3 per bulannya.

“Ini terobosan baru, sehingga tidak ada lagi double handling. Tentunya akan mempermudah ekspor komoditi unggulan yang ada di Bengkulu. Ada target 10 ribu meter kubik sehari, jadi dalam sebulan itu bisa 200 ribu kubik pengiriman,” terang Joko.

Pada kesempatan ini juga dilakukan pelepasan komoditi ekspor berupa kayu dari Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu menuju tujuan Qindao Port, China.

Editor: Iman Sp Noya

Ekonomi Bisnis 

Related

Gubernur Rohidin: Kelola Keuangan dengan Baik, Gali Potensi Pendapatan Desa

Gubernur Rohidin: Kelola Keuangan dengan Baik, Gali Potensi Pendapatan...

Gubernur Rohidin Kaji 5 Poin Usulan Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia

Gubernur Rohidin Kaji 5 Poin Usulan Himpunan Pertashop Merah...

Pemerintah Desa Durian Daun Gelar Acara Pendataan Indeks Desa Membangun

Pemerintah Desa Durian Daun Gelar Acara Pendataan Indeks Desa...

Puncak Perayaan HUT Seluma ke-21 Tak Hadirkan Tokoh Presidium, Pemda Terkesan Abai Sejarah

Puncak Perayaan HUT Seluma ke-21 Tak Hadirkan Tokoh Presidium,...

Miliki Riwayat Rabun Menahun, Wanita Muda di Lebong Selatan Tewas Gantung Diri

Miliki Riwayat Rabun Menahun, Wanita Muda di Lebong Selatan...