oleh

Mari Realistis Membelanjakan Uang Saku !

-REMAJA-3 views

belanjakan uang saku

kupasbengkulu.com – Namanya pelajar atau mahasiswa, pasti butuh uang banyak buat mencukupi kebutuhan tertentu. Dan, namanya  pelajar, so pasti juga belum bekerjalah, dan uang yang didapat umumnya pemberian orangtua, atau saudara, mungkin malah beasiswa.

Maka, kita kudu realistis. Kalau lagi menginginkan sesuatu yang jauh berada di luar kemampuan, paling yang bisa kita lakukan adalah bersabar dan… mengurungkan niat tersebut!

So, jauhi diri kita dari perilaku konsumtif dan keinginan menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang tidak penting. Pikirkan berkali-kali sebelum mengeluarkan uang dalam jumlah besar. Masa depan kita harus disiapkan dari sekarang, sehingga akan jauh lebih bermanfaat kalau uang tersebut digunakan untuk hal-hal yang berhubungan dengan kebaikan kita di masa depan. Bayangkan jika tiba-tiba kita dituntut untuk mandiri saat ini juga dengan apa yang ada, apa yang harus kita lakukan?

Nah, jadi mulailah berhemat dari sekarang, terutama dalam menggunakan uang saku. Nih, begini caranya:

  • Bawalah makanan dan minuman dari rumah, alias tidak perlu jajan.
  • Perbanyak jalan kaki atau naik sepeda kayuh.
  • Pinjam buku, biar gak perlu membeli buku baru melulu.
  • Gunakan handphone seperlunya saja.
  • Nikmati waktu senggang dan liburan yang gak mengeluarkan uang.
  • Pilih hobi yang murah-meriah namun sangat menyenangkan.
  • Lebih sering berdekatan dengan teman-teman yang sama-sama punya hobi “demen irit”.
  • Berhenti merokok, miras, narkoba, judi, main WTS, dan keburukan lainnya.
  • Rawat baik-baik semua pakaian, tas, sepatu, buku, dan lain-lain, agar tidak sering beli.
  • Jadilah orang yang baik, berguna, dan menyenangkan, agar sering ditraktir dan diizinkan nebeng!
  • Menulislah dengan huruf berukuran kecil-kecil, agar hemat kertas.
  • Gunakan buku yang lembaran kertasnya berlubang (loose leaf), agar jarang beli buku.
  • Jaga kesehatan dengan pola hidup sehat, agar tidak perlu keluar uang untuk berobat.
  • Pilih belajar dengan materi softcopy di komputer, agar tidak perlu beli buku.
  • Kalau dibelikan printer sama Bokap, pilih yang sistem tintanya model  tangki orisinal bawaan pabrik, biar hemat.

Masih ada banyak lagi cara lainnya sebetulnya, dan semuanya butuh kreatifitas kita untuk  menemukan teknik-teknik baru dalam perhematan uang. Hanya saja, jangan terlalu irit agar tidak menjadi pelit.

Irit dan pelit memang serupa tapi tak sama. Orang yang kikir atau pelit biasanya tidak disukai orang, namun orang yang hemat bisa menjadi contoh bagi orang lain.(coy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

sixteen − 6 =

News Feed