Beranda INSPIRASI Mengenal Lebih Dekat Junaidi Hamsyah (Bab I)

Mengenal Lebih Dekat Junaidi Hamsyah (Bab I)

0

cover Panggil Aku abi

Bagian 7

Menjadi Guru yang Profesional

Suatu ketika saat jam istirahat mengajar, salah seorang staf TU memberitahukan sebuah pengumuman penting.

Bagi nama-nama yang tertera di kertas pengumuman ini harap segera mempersiapkan segala sesuatu yang berkenaan dengan sertifikasi. Ia pun berucap syukur manakala namanya termasuk ke dalam daftar peserta Sertifikasi guru. Sertifikasi merupakan penghargaan yang diberikan bagi guru yang sudah lulus ujian sebagai guru Profesional.

Menjadi guru Profesional merupakan impian bagi semua guru. Mendapatkan penghargaan sertifikasi guru artinya mendapat peningkatan kesejahteraan guru. Dan untuk mendapatkan sertifikasi guru iapun harus memenuhi segala prosedur yang telah ditetapkan.

Tahap pertama ia beserta beberapa orang guru mengikuti Fortopolio, ia harus mengumpulkan segala item portofolio yang tertera di aturannya. Segala dokumen harus lengkap. Mulai dari sk diangkat menjadi guru, SK jabatan yang pernah di tugaskan, kelengkapan administrasi mengajar hingga sertifikat dan penghargaan yang pernah diperoleh selama menjadi guru. Semua harus terdokumentasi dengan baik.

Dokumen fotopolio yang telah ia kumpulkan dikirim ke Jambi, karena saat itu ia termasuk guru bidang studi agama, maka penilaian terhadap dokumen portofolio dilakukan oleh pihak yang ditunjuk oleh Kementrian Agama, dalam hal ini Jambi merupakan sentral terhadap penilaian dokumen Portofolio peserta yang berasal dari guru bidang studi agama.

Tak lama berselang, keluarlah pengumuman kelulusan dokumen portofolio sang Ustadz. Ia pun mendapatkan sertifikat sebagai Guru Profesional. Beberapa bulan kemudian iapun sudah menikmati kerja kerasnya sebagai guru setelah kurang lebih 10 tahun mengabdi.

Tidak banyak yang berkesempatan mendapatkan kemudahan dalam memperoleh sertifikat guru profesional, beberapa orang guru harus mengikuti tahapan selanjutnya lantaran belum lulusnya dokumen portofolio yang di kumpulkan. Tahapan itu adalah diklat yang diselenggarakan oleh pihak yang berkompeten. Setelah mengikuti diklatpun masih harus diuji lagi. Bagi guru yang tidak lulus harus mengikuti diklat yang kedua dan seterusnya. Sang Ustadz pun berucap syukur terhadap anugerah yang telah diberikan Allah kepadanya.(**)

Penulis : M. Firdaus Pimpinan Perusahaan Harian Bengkulu Ekspress
Lanjutan :
– Bagian 1
– Bagian 2
– Bagian 3
– Bagian 4
– Bagian 5
– Bagian 6
– Bagian 7