oleh

Mengenal Sosok Orang Nomor Wahid di Kampus Hijau Bengkulu

Ahmad Dasan
Rektor UMB, Ahmad Dasan

kupasbengkulu.com – Mungkin anda belum familiar dengan sosok, Ahmad Dasan. Siapa dia? Pria kelahiran Tuban, 8 Maret 1961 ini, sejak bulan Juni lalu resmi menjabat Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).

Meskipun kepemimpinannya, baru seumur Jagung. Namun, suami dari Heli Mardialis ini optimis mampu membawa kampus hijau ini lebih baik lagi. Dengan menciptakan berbagai terobosan, mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), lulusan mahasiswa/i berprestasi yang memiliki daya saing tinggi dengan universitas lainnya.

Berbagai pengalaman didunia pendidikan yang pernah digeluti, pria lulusan Stara Satu (S1) Fakultas Hukum Universitas Bengkulu (Unib) tahun 1987 ini, tidak bisa diragukan lagi dalam dunia pendidikan. Pasalnya, dirinya sebelum menjabat orang nomor wahid di Kampus Islami, Ilmiah dan Keren ini, sempat merasakan sebagai ‘Oemar Bakrie’ atau guru Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Luwanu periode, 1983 – 1988.

Tidak sampai disitu, dengan ilmu yang dimiliki jebolan S2 Magister Studi Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta ini pernah mengenyam sebagai dosen honor di STAIN Bengkulu tahun 1987 hingga 1993.

Dengan berbagai, potensi dan berbagai pengalaman bapak dari tiga orang anak ini, terus berusaha mengembangkan kampus yang bermotto ‘News and Education Channel‘ sesuai dengan visi ‘Menjadi perguruan tinggi yang berkualitas standar nasional, dalam mewujudkan insan akademis yang beriman dan bertaqwa kepada, Allah SWT, serta cerdas dan berdaya saing tinggi dalam menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni sebagai kebanggaan warga Muhammadiyah, umat Islam dan Bangsa Indonesia’.

Secara bertahap, sosok mantan anggota DPRD Provinsi Bengkulu periode 1999 hingga 2004 tentunya, bakal menjalan misi unversitas terbesar kedua di Provinsi Bengkulu ini, mulai dari melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara kompetitif dan sustainable.

Tidak hanya itu, pria yang pernah menjabat Ketua Majelis PKS periode    1990 hingga 1995 ini siap menjalankan misi Kampus Ilmiah dalam  menciptakan iklim akademis yang islami sebagai pelopor pembaharuan (gerakan tajdid) amar ma’ruf nahi munkar, meningkatkan kualitas civitas akademika UMB, serta meningkatkan kompetensi lulusan UMB melalui program-program akademik yang strategis dan komprehensif.(ae3)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 × five =

News Feed