oleh

Mobil Curian Nyaris Nyebur Sungai, Pelakunya Dibekuk

Bengkulu Selatan, Kupasbengkulu.com- Satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam,  BD 1417 AW, terperosok dan nyaris nyebur  Sungai Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Sebelumnya,  suara knalpot mobil dengan kecepatan tinggi, disusul suara benturan keras terjadi  sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (24/5/2016).  Kegaduhan itu sempat membangunkan warga Desa Gunung Agung, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat dari tidurnya.

Warga bergegas menuju sumber suara dari arah jembatan yang dalam kondisi terputus, lantaran tahap pembangunan. Ternyata memang benar, satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam, BD 1417 AW, terperosok dan nyaris nyebur aliran anak Sungai Manna, perbatasan kedua kabupaten tersebut.

Awalnya warga menduga apa yang dialami mobil yang melaju dari arah Provinsi Bengkulu tersebut kecelakaan. Warga berusaha membantu sopir dan  mengeluarkan kendaraan  yang terjebak di bibir anak sungai.

Selang berapa waktu, tiba  anggota Polsek Tanjung Sakti, dipimpin AKP Beni Wijaya, tiba di lokasi. Mengetahui ada polisi, sopirpun berpura-pura menitip mobil itu, untuk mencari bantuan. Tapi itu triknya,  sopir justru melarikan diri dengan menyusuri aliran sungai.

“Dio (Sopir-red) ngomongnyo ado penumpang dalam mobil ndak diantar ke Pagaralam. Padahal katek sapo-sapo,” ujar Diti (45), warga Gunung Agung.

Warga yang menyadari mobil tersebut merupakan hasil curian dan sopir merupakan pelakunya, polisi segera me;lakukan pengejaran dibatu warga. Sekitar pukul 06.00 WIB, berjarak sekitar 18 kilometer dari Desa Gunung Agung, warga Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi berhasil membekuk sopir dalam keadaan kelelahan ,dan kedinginan di pinggir aliran Sungai Manna.

Belakangan  diketahui sopir itu bernama As (35), warga Desa Way Halom, Kecamatan Buwaimadang, Kabupaten OKU Timur.

“Kami mendapat informasi dari Polres Bengkulu Selatan, telah terjadi pencurian dua unit mobil di wilayah hukum mereka. Pelaku melarikan diri ke arah Pagaralam. Kami pun melakukan pencegatan, tapi pelaku tidak berhenti, justru makin kencang,” jelas AKP Beni Wijaya.(ade)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed