oleh

Ngaku Dirampok, Ternyata Sales Berikan Laporan Palsu

Sales Garuda Food yang mengaku dirampok ternyata memberikan laporan palsu ke Polisi.
Sales Garuda Food yang mengaku dirampok ternyata memberikan laporan palsu ke Polisi.

kupasbengkulu.com – Pengakuan sales Garuda Food, Arif Harlendi (22), yang melaporkan telah menjadi korban perampokan Kamis(15/07/2014) sekitar pukul 16.12. WIB, hingga harus kehilangan uang senilai Rp 20 juta, di Jalan Tebat Serai menuju jalan raya dua jalur Padang Panjang, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Ternyata hanya laporan palsu dari korban. (baca juga : Dibacok Rampok, Uang Sales Senilai Rp 20 Juta Raib)

Diungkapkan Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Abdul Muis SIK melalui Kasat Reskrim AKP Farouk Oktora, SH, Jumat (18/07/2014), bahwa kecurigaan petugas kejanggalan-kejanggalan dari keterangan korban yang diberikan kepada penyidik.

“Dari keterangan awal yang dia katakan kepada penyidik, kami sudah curiga ada kebohongan, namun kami belum bisa menuduh. Setelah dikembangkan dari pengakuan Arif dan fakta lapangan serta kejadian di TKP banyak kejanggalan yang ditemukan,” beber Kasat.

Ketika dicecar pertanyaan, ungkap Kasat, Arif mengakui bahwa benar dirinya berbohong. Diakui tersangka, bahwa banyak memiliki hutang di perusahaan tempat dirinya bekerja senilai uang yang dilaporkannya dirampok yaitu Rp 20 juta.

“Untuk meyakinkan bahwa dirinya dirampok pelaku nekat menyayat tangan sebelah kanan, dengan dua sayatan. Sehingga seolah-olah dibacok,” tambah Farouk.

Atas luka yang dialaminya, pelaku sempat mendapatkan perawatan dari RS Hasanudin Damrah Manna.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 378 dan 372 KUHP penipuan dan penggelapan dengan maksud menguntungkan diri sendiri dan orang lain.

“Juga melakukan akal dan tipu muslihat atau perkataan-perkataan bohong atau membujuk orang lain atau perbuatan curang serta memberikan keterangan palsu dan dan berbohong kepada penyidik dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 4 tahun,” tegas Farouk.(tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed