oleh

Ogah Ceraikan dan Bayar Rp 10 Juta, Efran Dipolisikan Mertua

Kapolres Kepahiang, AKBP. Sudarno
Kapolres Kepahiang, AKBP. Sudarno
kupasbengkulu.com – Seorang Warga Desa Tebat Laut, Kecamatan Seberang Musi, Efran (21), telah dilaporkan telah melakukan dugaan tindak kekerasan  dalam rumah tangga (KDRT) terhadap mertuanya Aniar (50). Peristiwa ini sendiri, disebutkan terjadi pada Minggu malam (28/9/2014) lalu.
Laporan dugaan KDRT itu sendiri dibenarkan oleh Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno melalui Kabag Ops AKP Rudy didampingi Kapolsek Kepahiang, AKP Jhon Pahala, bahkan dikatakan jika terlapor telah mereka amankan dan ditetapkan sebagai tersangka. ” Sekarang ini, terlapor sudah kami amankan dan tetapkan  sebagai tersangka,” kata Jhon, Selasa (7/10/2014).
Sedangkan kronologis dugaan KDRT, bermula dari teguran yang dilayangkan Aniar kepada tersangka dengan istrinya sepulang dari Curup (Rejang Lebong).  Teguran itu dijawab tersangka dengan nada tinggi dan serangan dengan sebilah pisau yang diambilnya dari dalam kamar. Beruntung bagi Aniar, serangan  itu diketahui oleh suami korban, sehingga berhasil digagalkan.
“Keterangannya, meskipun serangan dengan pisau itu berhasil digagalkan. Namun,tendangan tersangka berhasil mengenai tubuh aniar hingga terbentur ke terali,” jelas Jhon.
Menariknya, dugaan KDRT ini pernah diupayakan penyelesaiannya dengan cara berdamai. Akan tetapi syarat damai berupa membayar uang senilai Rp 10 juta juga harus menceraikan istrinya, ditolak oleh tersangka.(cr11)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed