oleh

Pemkot Minta 75 Persen Produk UMKM Terdaftar di BPOM

-Berita-11 views

Kupas News – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memiliki peran penting dalam pengawasan obat dan makanan. Termasuk kesehatan masyarakat yang regulasi peredaran obatnya dikontrol oleh BPOM.

Selasa (12/10), Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Plt Asisten I Eko Agusrianto melaksanakan audiensi kekantor Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu Yogi Abaso Mataram. Audiensi ini juga sebagai bentuk silaturahmi kepada Kepala BPOM yang baru.

Pada kesempatan ini Dedy meminta agar BPOM dapat meningkatkan lagi pengawasan terhadap obat-obatan, jajanan sekolah dan UMKM yang ada di Kota Bengkulu.

“Kita ingin fungsi pengawasan BPOM di tingkatkan lagi. Terutama mengenai obat-obatan, jajanan sekolah dan produk UMKM, minimal 75 persen dari keseluruhan produk UMKM sudah terdaftar di BPOM,” jelas Dedy.

Dengan terdaftarnya produk UMKM di BPOM, Dedy berharap masyarakat tidak akan khawatir lagi karena ini sudah legal.

“Ya, agar tak menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap mutu dan kualitas produk yang akan digunakan dan konsumsi,” ungkap Dedy.

Sementara,  Kepala BPOM Bengkulu Yogi Abaso Mataram menyambut baik masukan dari Wawali Dedy dan berkomitmen meningkatkan apa yang dikatakannya.

“Kita siap berkomitmen membenahi sistem pengawasan obat dan makanan sesuai keinginan Walikota dan Wawali ke depan,” ungkap Yogi.

Disela audiensi, Yogi juga meminta dukungan dari Pemot Bengkulu dalam penilaian Kemenpan RB terkait WBK kepada BPOM Bengkulu.

Editor: Irfan Arief

Rekomendasi