Selasa, Oktober 4, 2022

Pemprov Ambil Alih Aset Pantai Panjang Kota Bengkulu

Baca selanjutnya

Kupas News – Pemerintah provinsi (Pemprov) Bengkulu dan pemerintah kota (Pemkot) Bengkulu sepakati pengambilan alih kepemilikan aset pantai panjang Kota Bengkulu.

Hal ini dituang dalam Penandatanganan MoU antara Pemprov dan Pemkot berlangsung di kantor Kejati dan disaksikan langsung Kepala Kejati Bengkulu Agnes Triani, Selasa (9/11).

Pada MoU ini mencatat kesediaan bersama dalam pengelolaan dan perencanaan terkait pantai panjang, sesuai tupoksinya masing-masing yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam hal ini, Walikota Bengkulu telah mengeluarkan aset tanah pantai panjang dari catatan Kartu Inventaris Barang (KIB) Pemkot Bengkulu guna mendukung pengajuan Hak Pengelolaan (HPI) Pemprov Bengkulu.

Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengatakan soal status aset ini memang menjadi PR penting pemerintah baik provinsi maupun kota. Untuk itu, ia mengharapkan apa yang sudah di fasilitasi oleh Kajati ini menjadi kemajuan sektor pariwisata provinsi Bengkulu.

“MoU ini sekaligus mempertegas soal status aset. Karena itu juga menjadi PR Pemerintah baik provinsi maupun kota. Jadi, alhamdulillah sekarang sudah selesai dengan difasilitasi Kajati, dan KPK untuk meluruskan soal aset. Ini nanti menjadi catatan juga dari BPK, karena soal aset ini penting,” ungkap Helmi.

Helmi juga menegaskan kedepannya pantai panjang ini menjadi milik pemprov. Maka tak ada lagi persoalan aset ini punya kota atau provinsi.

“Ini sudah jelas, pantai panjang asetnya pemprov, dalam catatan tadi keterangannya di kota sudah dikeluarkan. Kemudian soal pengelolaannya, oleh gubernur di kembalikan pada kota,” katanya.

Sementara, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan status aset kawasan pantai panjang kini telah menjadi milik pemprov.

Untuk itu ia menginginkan pemanfaatan pantai panjang lebih disinergikan kewenangannya antara kota dan provinsi. Pemprov juga memastikan tidak merubah terkait isi kontrak kerjasama yang sudah dibangun oleh pemkot  dengan pihak ketiga sebelumnya.

“Terkait status aset kawasan pantai panjang, terutama lahan itu terkait dengan kewenangan. Jadi, pemindahan status aset dari Pemkot ke aset Pemprov. Selanjutnya, ketika ada unsur pemanfaatan, itu betul-betul disinergikan dengan kewenangan antara kota dengan pemprov,” demikian Rohidin.

Editor: Irfan Arief

Ketua Komisi II Ingin Bengkulu Jadi Lumbung Atlet Terbaik

Kupas News, Kota Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP berharap Bengkulu ke depan dapat menjadi daerah lumbung atlet...

Pemprov Bengkulu Minta Bhabinkamtibmas Ikut Sosialisasikan Migrasi TV Digital

Kupas News, Kota Bengkulu – Sebagai aparat kepolisian yang dekat dengan masyarakat, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kepada jajaran Bhabinkamtibmas untuk pro aktif mensosialisasikan...

Gubernur Rohidin Buka Kejurda Atletik Pelajar Se-Provinsi Bengkulu

Swafoto Gubernur Rohidin (tengah kanan memakai celana jeans biru) usai Buka Kejurda Atletik Pelajar Se-Provinsi Bengkulu di Stadion Sawah Lebar Kota Bengkulu, Senin, 3...

Polisi Tangkap 3 Orang Resepsionis Kafe yang Terlibat Perdagangan Anak

Kupas News, Kota Bengkulu - 3 orang pelaku dugaan perdagangan orang atau eksploitasi seksual anak dibawah umur ditangkap Satreskrim Polres Bengkulu, Minggu (2/10) dinihari. Dari...

Presiden dan MK Harus Menolak Intervensi Penggantian Hakim Aswanto

Kupas Bengkulu - Peristiwa pemberhentian Hakim Konstitusi Aswanto yang kemudian memunculkan nama Guntur Hamzah selaku penggantinya oleh Komisi III DPR RI tidak melalui mekanisme...

Terbaru