Kamis, Februari 2, 2023

Perempuan Ini jadi Buruh untuk Kebutuhan Anak Sekolah

Baca selanjutnya

buruh apdi
Suraida salah seorang buruh panen padi

kupasbengkulu.com – Suraida salah seorang buruh panen padi di area persawahan Kecamatan Taba Penanjung, turut berbahagia panen kali ini. Baginya tak penting jika musim ini padi banyak yang tak bernas, karena bisa menjadi buruh panen adalah rezeki musiman yang dirinya tunggu.

“Saya tidak begitu tahu padi musim ini bagus atau tidak, kabar dari pemilik sawah memang padi kurang bernas karena kurang pupuk. Tapi, sebagai buruh panen bisa dapat rezeki di sini sudah bersyukur,” kata Suraida, sembari menyabit padi, kepada kupasbengkulu.com.

Hamparan padi yang menguning keemasan terbentang luas di area persawahan persis di tepi sungai Rindu Hati ini. Suraida mengaku, jika profesi buruh yang digelutinya dialkoni sejak lima tahun lalu. Tidak hanya untuk area pesrawahan di sini, terkadang dirinya mesti pergi ke area persawahan yang jauh.

”Terkadang ada orang yang memanggil ke rumah minta di panen atau kalau tidak ada saya yang mencari sendiri,” jelas Suraida.

Ia menjelaskan, jasa panen yang diperoleh dirinya bukan berupa uang, melainkan padi dengan sistem bagi hasil. Dengan sistem pembagian enam bagi satu. Artinya, dari enam karung padi maka satu karung, untuk buruh dan lima untuk pemilik padi. Pembagian padi usai panen digelar.

Suara gemerisik daun padi yang tertiup angin, adalah nyanyian alam yang menemani Suraida memotong batang per batang padi. Sesekali tersengar suara jembatan gantung tua, yang menjadi akses utama menuju areal persawahan berderit karena dilewati oleh petani lain.

Perempuan yang mengenakan batik usang ini mengatakan, bahwa di areal persawahan yang luasnya lebih dari 100 Hektare (Ha) ini ada lebih dari 10 orang buruh panen.

“Karena tak punya sawah sendiri, kami harus bekerja keras untuk bisa menikmati pulennya beras padi baru, sisanya bisa kami jual untuk keperluan anak sekolah. Hidup ini memang untuk berjuang dek, terutama untuk anak,” tutupnya sambil mengangkat padi yang telah disabit ke pinggir dangau.

Penulis : Evi Valendri, Bengkulu Tengah.

 

Dukung Program Pemutakhiran Data, Kepala Kantor Bahasa Temui Kadis Perpusda

Kupas News, Bengkulu - Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu (Kantor Bahasa) melaksanakan pertemuan lanjutan dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu terkait rencana pengembangan program...

Camat Enggano Kunjungi Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu Bahas Program RBD

Kupas News, Bengkulu – Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu menerima kunjungan Camat Enggano Susianto di ruang kerja Kantor Bahasa provinsi Bengkulu, Selasa, (31/1). Kunjungan...

Bulan Depan, Pertamina akan Uji Coba Full Cycle di Bengkulu

Kupas News, Bengkulu – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel akan melakukan uji coba full cycle (penerapan program subsidi tepat secara menyeluruh) untuk memastikan pendistribusian...

Pemkot Bengkulu Apresiasi Kinerja Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Marbot

Kupas News, Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu memberi apresiasi dan penghargaan kepada anggota kepolisian yang telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang marbot...

Akibat Ngantuk, Pelajar di Kota Manna Tabrak Ambulance

Kupas News, Bengkulu Selatan – Diduga mengantuk saat mengendarai sepeda motor, satu orang pelajar di Bengkulu Selatan terlibat lakalantas dengan mobil ambulance di Jalan...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru