Kamis, Juni 20, 2024

Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu Tertinggi Kedua Setelah Lampung

Kupas News, Kota Bengkulu – Berdasarkan data BPS, cabai merah, bawang merah dan telur ayam merupakan komoditas yang memiliki andil besar dalam mempengaruhi inflasi.

Hal ini dijelaskan pada Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah yang Dipimpin Oleh Menko Bidang Marves RI dan Menteri Dalam Negeri RI, Selasa (30/8) secara virtual.

Kenaikan komoditas ini menurut data BPS disebabkan oleh distribusi harga cabai di daerah lebih tinggi dibandingkan daerah produksi. Inflasi secara nasional Juli 2022 (year on year) berada pada angka 4,94 persen.

Menko Bidang Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan meminta semua lapisan masyarakat untuk sama – sama mengendalikan inflasi. Sebagaimana diketahui kelompok volatile foods secara tahunan mengalami inflasi 11,47 persen secara tahunan (yoy) pada Juli 2022.

Luhut juga mendorong agar pemerintah daerah menggunakan dana desa dan dana lain yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo untuk mengendalikan inflasi pangan di daerah.

“Kita dalam keadaan seperti sekarang ini harus kompak, saya ulangi kompak. Bersatu padu menghadapi ini. Karena ini bukan hanya masalah kita tapi semua lapisan,” kata Luhut.

Sementara itu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam keterangan virtualnya menjelaskan bahwa inflasi di Provinsi Bengkulu masih dapat dikendalikan, walaupun ada beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga.

Terkait pertumbuhan ekonomi, Bengkulu masuk menjadi Provinsi ke dua tertinggi pertumbuhan ekonomi pada semester pertama se Sumatera setelah Provinsi Lampung.

“Inflasi kita masih di angka terkendali rata-rata nasional, namun ada beberapa komoditas terutama cabe, juga telur ayam mengalami peningkatan harga. Tetapi dalam 1 – 2 bulan terakhir sudah mulai landai,” sebut Gubernur Rohidin.

Ia menjelaskan, pemerintah telah melakukan upaya – upaya dalam rangka menekan angka inflasi, seperti melalui pemanfaatan pekarangan dan kegiatan – kegiatan guna memacu produktivitas komoditas seperti telur, cabai dan bawang merah.

“Di Bengkulu sudah pernah melakukan sebuah pertemuan khusus bagaimana memacu para pelaku usaha ayam telur. Hal ini lebih kepada  membentuk plasma inti, pengembang peternak – peternak kecil, termasuk bagaimana menanam cabe memanfatkan pekarangan,” tutup Rohidin.

Editor: Iman Sp Noya

Related

Personel Polres Mukomuko Ikuti Sosialisasi Pembinaan Etika Profesi Polri

Personel Polres Mukomuko Ikuti Sosialisasi Pembinaan Etika Profesi Polri ...

Ketua Panwaslu Kecamatan Tanjung Kemuning Lantik 44 Orang PTPS

Ketua Panwaslu Kecamatan Tanjung Kemuning Lantik 44 Orang PTPS   Tue,...

Alat Berat Diturunkan Atasi Longsor Jalur Lintas Curup-Muara Aman

Alat Berat Diturunkan Atasi Longsor Jalur Lintas Curup-Muara Aman ...

Pemprov Bengkulu Pastikan Mobilisasi Material Proyek ke Pulau Enggano Lancar

Pemprov Bengkulu Pastikan Mobilisasi Material Proyek ke Pulau Enggano...

Apel Perdana Tahun 2024, Bupati Kopli Pesankan Ini Kepada Seluruh ASN

Apel Perdana Tahun 2024, Bupati Kopli Pesankan Ini Kepada...