oleh

Pintu Langit Jadi Areal Touring Bikers Ini

Hobi yang menantang, memberikan kesenangan tersendiri bagi para bikers di kepahiang (1)
Touring Bikers

kupasbengkulu.com – Touring motor, bukan hanya petualangan yang mengasyikkan bagi para Bikers. Tetapi juga sudah dijadikan sebagai salah satu cara pecinta otomotif melampiaskan kebosanan atas aktifitasnya sehari-sehari.

Seperti halnya 20 bikers Kepahiang yang tergabung dalam, Kepahiang Trail Community (KTC). Mereka beralasan jika touring motor telah menjadi alternatif terpilih untuk melepaskan kepenatan dari menumpuknya pekerjaan dan persoalan yang mereka hadapi.

Sekedar mencari kesenangan, itulah sekiranya tujuan yang tepat dialamatkan kepada salah satu komunitas motor jenis trail di Kepahiang ini, terlebih rute touring yang dipilih merupakan area perbukitan atau pegunungan yang sulit untuk ditempuh. Diantaranya Bukit Barisan, Bukit Kaba, Pintu Langit dan sejumlah area perbukitan lainnya di Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong. Bahkan, juga di sekitar Sumatera Selatan yang kerap dikunjungi oleh wisatawan lokal.

Apakah kesenangan tersebut akan mudah dilalui oleh para bikers ini? jawabnya tentu saja tidak. Karena rute yang terjal dan turunan curam, sangatlah beresiko bagi keselamatan jiwa setiap bikers, jika sempat terlepas kontrol atau lepas kendali.

”Kami semua harus fokus pada medan yang sedang kami lalui. Antar sesama, haruslah dapat saling mengingatkan. Tapi, tantangan itu akan sangat menyenangkan, jika kami mampu melaluinya,” ungkap salah seorang bikers asal Desa Tebat Monok, Budi Irawan (34).

Selain medan touring yang penuh dengan tantangan dan beresiko tinggi, bagi keselamatan jiwa para bikers dituntut memiliki kondisi kesehatan yang prima. Itu diperlukan oleh para anggota touring, menyangkut rute yang dilalui dari Kepahiang – Batu Raja (Sumsel) sampai memakan waktu hingga 2 sampai 3.

Waktu itu sendiri, disebutkan juga akan bergantung pada sikon seperti cuaca dan sepeda motor yang digunakan. Kalau saja ada kendala pada dua jenis sikon yang dimaksudkan, bukan tidak mungkin perjalanan touring akan menyita waktu hingga satu pekan lamanya.

”Kami telah beberapa kali dihadapkan dalam kondisi itu. Mau tidak mau, sejumlah jenis tanaman yang sekiranya tidak membahayakan kesehatan, akan mengganjal kekosongan perut kami. Salah satunya adalah umbut batang pisang,” terangnya.

Sedikit membahas tentang salah satu komunitas motor trail di Kepahiang ini, didirikan sekitar 6 bulan yang lalu. Awal berdirinya, atas ide sejumlah pecinta motor trail setelah merasa bosan bergelut diarena Grasstrack. Dalam waktu yang singkat, sejumlah bikers lainnya menyatakan keinginannya.

Penulis : Yopa Mulyansyah, Kepahiang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed